KJRI Jeddah Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Timur Tengah
Suasana di Timur Tengah kembali memanas. Pasca serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah pun mengeluarkan imbauan khusus. Intinya, warga negara Indonesia diminta untuk berpikir ulang jika punya rencana terbang ke kawasan itu, terutama untuk urusan yang tidak benar-benar mendesak.
“Jika akan bepergian, pastikan mengecek jadwal dan status penerbangan melalui maskapai atau otoritas bandara sebelum berangkat,” tulis KJRI Jeddah di akun media sosialnya, Sabtu (28/2/2026).
“Serta tunda perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah berisiko,” lanjut pernyataan itu.
Imbauan itu jelas bukan tanpa alasan. Menurut sejumlah saksi, Sabtu pagi waktu setempat, rentetan ledakan sempat mengguncang sejumlah negara Teluk. Bahrain, UEA, Qatar, hingga Kuwait melaporkan adanya suara ledakan, yang diduga terkait dengan serangan balasan Iran menyasar pangkalan militer AS di wilayah tersebut.
KJRI juga menekankan pentingnya kesiapan dokumen. Mereka meminta WNI segera melapor diri via portal Peduli WNI. Jangan lupa, simpan dokumen penting dalam bentuk fisik dan digital. Siapa tahu perlu.
Artikel Terkait
Dokumen Ungkap Upaya Terakhir Epstein Beli Istana Rp248 M Sebelum Ditangkap
Trump Umumkan Operasi Militer AS Skala Besar Dimulai di Iran
Polres Bogor Realisasikan Program Bedah Rumah ASRI untuk 13 Hunian Tidak Layak
AS dan Israel Luncurkan Serangan Besar, Desak Rakyat Iran Gulingkan Rezim