Seorang pria yang diduga melakukan pelecehan seksual di dalam KRL akhirnya diamankan. Tindakan tegas dari KAI Commuter Indonesia (KCI) ini berawal dari laporan seorang korban dan kecanggihan sistem kamera di stasiun.
Kasusnya sendiri terjadi pada 22 Januari lalu, di kereta rel listrik rute Jakarta Kota menuju Bogor. Awalnya, video yang memperlihatkan korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas stasiun ramai beredar di media sosial. Dari situlah, laporan itu mulai ditindaklanjuti.
KCI pun bergerak cepat. Mereka mengumpulkan keterangan dari korban, termasuk ciri-ciri pelaku. Informasi itu kemudian dimasukkan ke dalam sistem CCTV yang mereka miliki. Menurut sejumlah saksi, teknologi ini memang dirancang untuk mengenali wajah dan pola tertentu.
Notifikasi dari Sistem, Pelaku Diringkus
Nah, ujian sistem itu terjadi pada Jumat (27/2) kemarin. Saat si terduga pelaku memasuki area stasiun, sistem keamanan langsung memberikan notifikasi. Alarm virtual itu segera ditanggapi oleh petugas di lapangan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tegaskan Keberagaman adalah Kekuatan Indonesia di Puncak Imlek Festival 2026
Iran Tutup Seluruh Universitas dan Balas Serangan AS-Israel dengan Guncang Pangkalan Militer di Teluk
Gubernur DKI Peringatkan Dampak Konflik Iran-Israel pada Harga dan Stabilitas Jakarta
Ledakan dan Kebakaran Guncang Palm Jumeirah Dubai, Empat Orang Luka-luka