“Selain itu kegiatan ini juga menunjukkan sinergitas Forkopimda baik di tingkat pimpinan provinsi maupun kabupaten, dan ini sudah dilaksanakan di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan,” tambahnya.
Program BELIDA sendiri jangkauannya cukup luas. Sasaran utamanya adalah ruang publik yang sering terabaikan. Kawasan perkantoran, sekolah, tempat ibadah, bahkan sungai dan saluran air. Fokus lainnya adalah menambal jalan-jalan berlubang yang kerap jadi keluhan terutama dengan musim mudik Lebaran yang sudah di depan mata. Tujuannya jelas: mengurangi titik rawan kecelakaan.
Harapannya, gerakan seperti ini bukan sekadar seremonial. Sandi berharap ada dampak nyata yang dirasakan warga, mulai dari lingkungan yang lebih bersih, berkurangnya genangan air, hingga jalanan yang lebih mulus dan aman untuk dilintasi.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat,” harap Kapolda.
“Daripada kita banyak mengeluh atau mengkritisi yang tidak benar, marilah kita sama-sama ciptakan zero lubang di Sumatera Selatan.”
Artikel Terkait
Bandara Dubai Tutup Total Imbas Ketegangan Militer AS-Israel dan Iran
Menteri Pertahanan Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Balas Serang Pangkalan AS
Festival Ramadan DPP Golkar Dihadiri Istri Menteri, Libatkan 284 Santri
Trump Akui Kemungkinan Korban Jiwa AS dalam Serangan Gabungan ke Iran