Dia bahkan menjanjikan kehancuran total. Serangan-serangan itu, tegas Trump, akan menghancurkan rudal-rudal Iran dan meluluhlantakkan industri rudal mereka hingga rata dengan tanah.
Namun begitu, bagian paling provokatif justru ada pada klaimnya tentang warisan presiden sebelumnya. Trump menegaskan dirinya akan menindaklanjuti sesuatu yang tak pernah dilakukan para pendahulunya. Seolah ingin dipandang sebagai sang pemberi jawaban setelah sekian lama.
Pesan itu jelas. Sebuah ajakan terbuka untuk pemberontakan, yang dibungkus dengan janji dukungan dan retorika pembebasan. Langkah yang benar-benar tak biasa, bahkan untuk standar Trump sekalipun. Kini, bola seolah ada di pihak rakyat Iran. Bagaimana respons mereka? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Peringatkan Dampak Konflik AS-Iran-Israel pada Harga Jelang Ramadan
Brimob Polda Metro Jaya Santuni Anak Yatim dan Bagikan Takjil di Ramadan
KAI Commiter Amankan Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Berkat CCTV Canggih
Wapres Gibran Hadiri Puncak Imlek Festival 2577 di Tengah Nuansa Ramadhan