Polisi Siapkan Enam Kantong Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Puncak Imlek Nusantara di Lapangan Banteng

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:50 WIB
Polisi Siapkan Enam Kantong Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Puncak Imlek Nusantara di Lapangan Banteng

Perjalanan dari Timur ke arah Gambir juga ada jalurnya. Dari Gunung Sahari, ambil Budi Utomo ke Lapangan Banteng Utara, belok kanan ke Lapangan Banteng Barat, lalu langsung ke Taman Pejambon.

Sebaliknya, dari Barat (Gambir) menuju Timur (Gunung Sahari), bisa lewat Jalan Perwira, belok kiri ke Katedral, kanan ke Pos, lalu ke Dr. Sutomo dan tembus Gunung Sahari. Atau, dari Perwira belok kanan ke Lapangan Banteng Barat, kiri ke Lapangan Banteng Selatan, lanjut ke Dr. Wahidin Raya, dan akhirnya ke Gunung Sahari.

Di sisi lain, polisi juga menyiapkan beberapa rute alternatif buat pengendara yang ingin menghindari pusat acara.

Dari Utara (Pasar Baru) ke Selatan (Senen): lewat Samanhudi, belok kanan ke Gunung Sahari, lalu lanjut ke Pasar Senen.

Dari Selatan (Kwitang) ke Utara (Pasar Baru): lewat Kramat Kwitang, belok kiri ke Senen Raya, kanan ke Dr. Wahidin Raya, kiri ke Gunung Sahari, lalu kiri lagi ke H. Samanhudi.

Rute dari Barat (Gambir) menuju Timur (Kemayoran): mulai dari Medan Merdeka Selatan, belok kanan ke M.I. Ridwan Rais, kiri ke Arief Rachman Hakim, ke Kramat Kwitang, kiri ke Senen Raya, kanan ke Dr. Wahidin Raya, kiri ke Gunung Sahari, dan akhirnya belok kanan ke Angkasa.

Terakhir, dari Timur (Kemayoran) tujuan Barat (Gambir): lewat Angkasa, belok kiri ke Gunung Sahari, putar balik di sana, lalu kiri ke H. Samanhudi, lanjut ke Sukarjo Wiryopranoto, kiri ke Hayam Wuruk, ke Majapahit, ke Medan Merdeka Barat, kiri ke Medan Merdeka Selatan, dan belok kiri lagi ke Medan Merdeka Timur.

Begitulah kira-kira pengaturan lalu lintasnya. Persiapan terlihat cukup matang. Tinggal nanti eksekusinya di lapangan saja.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar