Hujan tak henti-hentinya mengguyur kawasan tenggara Brasil. Akibatnya, bencana banjir dan tanah longsor pun tak terhindarkan. Situasi di sana benar-benar memprihatinkan.
Nah, bagaimana dengan warga Indonesia yang tinggal di sana? Menurut Kementerian Luar Negeri, sejauh ini kabarnya masih baik-baik saja. Belum ada laporan WNI yang jadi korban.
Hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, di Jakarta kemarin.
"Untuk data WNI di Brasil, berdasarkan catatan KBRI per Agustus 2025 ini data lapor diri ya jumlahnya 304 orang. Sampai saat ini, belum ada laporan bahwa mereka terdampak bencana tersebut."
Meski begitu, kewaspadaan tetap ditingkatkan. Heni menegaskan bahwa KBRI Brasilia terus memantau perkembangan situasi dengan cermat. Mereka terutama fokus pada negara bagian Minas Gerais, yang paling parah dilanda musibah.
"KBRI sudah mengimbau seluruh WNI di Brasil untuk meningkatkan kewaspadaan. Utamakan keselamatan, dan yang paling penting, jaga komunikasi dengan KBRI," ujar Heni.
Di sisi lain, kondisi di lapangan memang cukup mencemaskan. Sebelumnya diberitakan, hujan lebat yang mengguyur sejak awal Februari itu telah menelan korban jiwa. Sedikitnya 20 orang tewas, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.
Lebih dari 400 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di Minas Gerais. Kota Juiz de Fora mencatat 16 kematian, sementara di kota Uba, empat nyawa melayang.
Banjir bandang dan longsoran tanah merusak segalanya. Bahkan, beberapa bangunan ikut runtuh. Wali Kota Juiz de Fora, Margarida Salomao, terpaksa menyatakan status darurat.
Kota yang dihuni lebih dari setengah juta jiwa ini mengalami curah hujan tertinggi sepanjang sejarah bulan Februari. Salomao menggambarkan situasinya sangat ekstrem. Beberapa wilayah terisolasi total, dan setidaknya ada 20 titik longsor yang tercatat.
Jadi, meski WNI kita masih aman, situasi di Brasil jelas membutuhkan perhatian. Semoga badai ini segera berlalu.
Artikel Terkait
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Nova Arianto Siap Rotasi Besar-besaran Lawan Timor Leste demi Uji Kedalaman Skuad Timnas U-19
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 14 Orang, Langgar Gencatan Senjata
Kebakaran Hanguskan Rumah Panggung di Muara Karang, Petugas Kerahkan 15 Damkar dan Manfaatkan Air Laut