Jakarta - Upaya pemerintah menangani persoalan sampah nasional bakal mendapat program pendampingan baru. Rencananya, bakal ada proyek perbaikan layanan lokal atau Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) yang akan dijalankan di 30 kabupaten dan kota.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengungkapkan hal ini dalam sebuah rapat koordinasi di Jakarta. Menurutnya, strategi penanganan sampah tidak cuma berfokus pada pembangunan fasilitas besar.
"Ini kerja sama dengan KLH dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang disebut Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) itu untuk kapasitas (sampah) 100 sampai 120 ton. Kita mencari daerah mana yang memiliki 100 sampai 120 ton, nanti kita akan bantu biayai dengan anggaran dari Bank Dunia," jelas Tito, Rabu lalu.
Jadi, selain membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di 33 titik dengan sampah lebih dari seribu ton per hari, pemerintah juga punya skema lain. Lewat LSDP, daerah dengan timbulan sampah menengah akan dibantu. Dananya? Bersumber dari pinjaman Bank Dunia.
Namun begitu, tidak semua daerah bisa masuk program ini. Tito menegaskan, daerah yang sudah tercakup dalam wilayah aglomerasi PSEL otomatis tak akan masuk dalam daftar penerima bantuan LSDP.
Artikel Terkait
Perundingan Nuklir AS-Iran di Pakistan Gagal Lagi, Vance Soroti Penolakan Komitmen Jangka Panjang
Harga Emas Pegadaian Stagnan, UBS dan Galeri 24 Tak Berubah
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Pulang Tanpa Kesepakatan
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diamankan KPK dalam OTT