Hujan deras mengguyur kawasan Legian dan Seminyak sejak dini hari. Akibatnya, beberapa ruas jalan utama seperti Dewi Sri dan Kunti terendam banjir yang cukup parah. Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta langsung turun ke lokasi untuk melihat sendiri situasinya.
Menurutnya, ada dua faktor utama yang jadi biang kerok. Pertama, curah hujan yang sangat tinggi. Kedua, kondisi alamiah daerah tersebut yang memang rendah. "Masalahnya, daerah sini kan rendah," ujar Gus Bota, sapaan akrabnya.
"Lalu pas kita mau buang air ke Tukad Mati, sungainya sendiri sedang tinggi-tingginya. Jadinya, air yang dibuang malah berbalik lagi ke permukiman warga," lanjutnya menerangkan.
Di sisi lain, proses evakuasi berjalan cukup lancar. Tim gabungan dari BPBD, Tagana, sampai aparat kecamatan dikerahkan untuk membantu warga dan wisatawan yang terdampak, terutama di sejumlah vila sekitar.
"Laporannya dari Bu Lurah, evakuasi sudah berjalan cepat dan kondusif. Saya cek juga ke beberapa vila, genangannya sudah mulai hilang," jelas mantan anggota DPRD Bali itu. Meski sempat membuat khawatir, kondisi kini dilaporkan sudah lebih terkendali dan air perlahan surut.
Lalu, apa solusi jangka panjangnya? Pemerintah Kabupaten Badung berencana menormalisasi sungai untuk meningkatkan daya tampungnya. Tak hanya itu, proyek drainase dengan box culvert raksasa ukurannya sampai 2 meter akan segera dipasang di titik-titik rawan.
Beberapa lokasi yang diprioritaskan antara lain Jalan Dewi Sri IV, Pandawa, dan Campuhan. "Harapannya, dalam beberapa bulan ke depan ini sudah terpasang," kata Bagus Alit.
Dengan upaya percepatan itu, ia berharap kejadian serupa bisa diminimalisir tahun depan. "Intinya, kami ingin drainase bekerja lebih cepat. Jadi kalau ada debit air tinggi lagi, air bisa cepat diserap atau dialirkan ke Tukad Mati," pungkasnya.
Artikel Terkait
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Nova Arianto Siap Rotasi Besar-besaran Lawan Timor Leste demi Uji Kedalaman Skuad Timnas U-19
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 14 Orang, Langgar Gencatan Senjata
Kebakaran Hanguskan Rumah Panggung di Muara Karang, Petugas Kerahkan 15 Damkar dan Manfaatkan Air Laut