Makassar - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan manajemen PSM di Balaikota, Senin lalu. Pertemuan itu membuka peluang kerja sama yang cukup menarik. Intinya, Pemkot dan klub kebanggaan Sulsel itu berencana berkolaborasi lewat platform digital Lontara .
Rencananya, kolaborasi akan menyentuh dua sisi: media exposure dan aktivasi komunitas. Commercial Director PSM, Hafit Timor Mas’ud, yang hadir dalam pertemuan, mengungkapkan optimisme mereka. Menurutnya, kekuatan media sosial dan basis fans PSM yang masif bisa jadi pintu masuk yang jitu untuk menjangkau lebih banyak warga.
“Kami lihat Lontara punya potensi besar,” ujar Hafit.
Ia membeberkan, pola kerja samanya bisa beragam. Mulai dari penjualan jersey hingga tiket pertandingan meski laga kandang PSM untuk sementara masih digelar di Pare-pare. “Kalau jutaan warga Makassar sebagian besar fans PSM, ini momentum tepat untuk mengajak mereka pakai Lontara ,” tambahnya.
Targetnya, uji coba integrasi layanan bisa dimulai pertengahan tahun ini, sebelum musim kompetisi berakhir. Hafit juga melirik masa depan. Begitu infrastruktur Stadion Untia di Makassar rampung, potensi promosi digital lewat platform itu dipastikan akan makin menggurita.
Di sisi lain, Wali Kota Munafri menyambut baik gagasan sinergi ini. Ia menilai langkah tersebut strategis dan saling menguatkan bagi kedua belah pihak.
“Memang harus di-combine,” kata Munafri. “Kadang yang susah itu mengevaluasi value-nya. Dengan aktivasi, nilai keuntungan promosi selalu bisa dihitung secara angka.”
Munafri mengakui, biaya promosi lewat eksposur media konvensional seringkali membengkak. Karena itu, kolaborasi berbasis aktivasi di Lontara dinilainya sebagai langkah yang lebih terukur. Ia pun langsung menginstruksikan pembahasan teknis lebih lanjut dengan dinas terkait. Tujuannya jelas: agar skema kerjanya sesuai regulasi dan punya dampak nyata.
“Bentuk kerja samanya nanti diatur detail dengan dinas terkait, supaya bisa dimunculkan secara konkret,” tegasnya.
Sementara itu, respons juga datang dari Kepala Dinas Kominfo Makassar, Muhammad Roem. Ia menjelaskan bahwa Lontara memang terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak, tak terkecuali PSM yang punya basis pendukung sangat besar.
“Lontara ini salah satu produk unggulan pemerintah kota, siap berkolaborasi untuk berikan layanan terbaik,” ujar Roem.
Dengan animo terhadap PSM yang begitu tinggi, ia yakin ini jadi peluang saling menguatkan. Roem menyebut, Dinas Kominfo dan PSM akan segera duduk bersama membahas fitur tambahan untuk mendukung integrasi promosi klub. Harapannya, langkah ini bisa mendongkrak unduhan dan penggunaan aktif Lontara , khususnya di kalangan para boboto.
“Dengan hadirnya fitur promosi PSM, Lontara ini semakin kaya,” tutup Roem. “Bukan cuma untuk ajuan atau layanan publik, tapi juga untuk unsur sepak bola dan kebanggaan warga terhadap PSM.”
Artikel Terkait
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sulut Diperpanjang hingga 2027, Gaji Setara UMP
10 Sekolah Bertanding di LKBB-PB Bangka Belitung, Rebut Tiket ke Tingkat Nasional
Perbaikan Jalan Amblas Lenteng Agung Capai 70 Persen, Ditargetkan Normal Awal Pekan Depan
Pemerintah Sidoarjo Intensifkan Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak Lewat Edukasi hingga Penguatan Layanan