Pernyataan itu seperti pengingat. Selama ini, pembicaraan tentang kemajuan memang sering terjebak pada hal-hal yang kasat mata. Gedung-gedung menjulang, jalan mulus, itu yang mudah dilihat dan dipamerkan. Namun begitu, fondasi sebuah bangsa sejatinya terletak lebih dalam. Pada manusianya.
Nilai, karakter, integritas. Tiga kata itu yang coba ditekankan AHY. Tanpa ketiganya, infrastruktur sehebat apapun bisa jadi kurang bermakna. Bahkan, rentan disalahgunakan.
Pesan ini disampaikannya di sebuah institusi pendidikan, tempat yang tepat untuk membicarakan masa depan. Safari Ramadan kali ini bukan cuma seremonial belaka, melainkan juga momentum untuk menegaskan visi. Pembangunan yang holistik, yang menyentuh hati dan pikiran, bukan hanya tanah dan beton.
Artikel Terkait
PSG Kalahkan Liverpool 2-0, Kokohkan Posisi Jelang Leg Kedua
Harga Emas Perhiasan Tembus Rp2,4 Juta per Gram pada 9 April 2026
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia