PBNU Beri Panduan: Niat Puasa Ramadan Boleh Dilakukan di Pagi Hari

- Minggu, 22 Februari 2026 | 07:15 WIB
PBNU Beri Panduan: Niat Puasa Ramadan Boleh Dilakukan di Pagi Hari

MURIANETWORK.COM - Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan panduan praktis bagi umat Muslim yang lupa melafalkan niat puasa Ramadan pada malam hari. Menurut penjelasan lembaga tersebut, kelalaian ini tidak serta-merta membatalkan puasa. Dengan merujuk pada Mazhab Syafi'i dan membandingkannya dengan pandangan mazhab lain, terdapat tata cara teknis yang memungkinkan ibadah puasa tetap dilanjutkan dengan sah.

Solusi Praktis bagi yang Lupa Berniat Malam Hari

Ustadz Alhafiz Kurniawan, Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU, menegaskan bahwa seseorang yang lupa berniat di malam hari tidak perlu membatalkan puasanya. Solusinya cukup sederhana: niat dapat dipasang di pagi hari, segera setelah ia teringat. Pendekatan ini memberikan kemudahan tanpa mengabaikan ketentuan syariat.

"Dengan demikian ia tetap dapat melanjutkan ibadah puasanya hingga selesai, sampai waktu Maghrib," jelasnya.

Anjuran dan Perbandingan Antar Mazhab

Secara umum, dalam Mazhab Syafi'i dianjurkan untuk berniat setiap malam, melafalkannya secara lisan, serta berniat di awal Ramadan untuk puasa sebulan penuh mengikuti pandangan Imam Malik. Namun, realitas di lapangan seringkali berbeda. Banyak orang, karena kesibukan atau kelalaian, baru teringat di pagi hari.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar