Debut Maarten Paes di Ajax Berakhir Imbang 1-1 Lawan NEC Nijmegen

- Minggu, 22 Februari 2026 | 06:45 WIB
Debut Maarten Paes di Ajax Berakhir Imbang 1-1 Lawan NEC Nijmegen

Dini hari tadi, stadion legendaris Johan Cruyff Arena menyaksikan sebuah momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Maarten Paes, kiper andalan timnas kita, akhirnya menjalani debutnya bersama raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Laga lanjutan Liga Belanda 2025/2026 melawan NEC Nijmegen itu sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1.

Laga berjalan cukup sengit. Tuan rumah Ajax sempat unggul duluan lewat gol Mika Godts di menit ke-39. Tapi Nijmegen tak menyerah. Mereka balas menekan di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan lewat kaki Darko Nejasmic pada menit ke-57. Skor 1-1 itu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil seri ini punya dampak menarik di klasemen. Nijmegen kokoh di posisi ketiga dengan 43 poin. Sementara Ajax? Mereka juga mengumpulkan poin yang sama, 43. Sayangnya, selisih gol yang kurang menguntungkan membuat si raksasa Amsterdam harus puas duduk di peringkat empat.

Nah, kembali ke Maarten Paes. Kiper berusia 27 tahun itu langsung diturunkan dari menit awal. Debutnya hampir saja tercoreng lebih cepat. Di menit ke-24, Sami Ouaissa sempat membobol gawangnya. Tapi, setelah wasit memeriksa VAR, gol itu dibatalkan. Alasan klasik: offside. Napas lega untuk Paes dan para pendukung Ajax.

Memasuki babak kedua, situasi berubah. Nijmegen tampil lebih agresif dan tekanan mereka akhirnya membuahkan gol penyama kedudukan. Ajax sepertinya kesulitan menemukan ritme serangan yang sama seperti di babak pertama.

Lalu, bagaimana performa Paes secara keseluruhan? Cukup solid, menurut catatan statistik. Laman Fotmob menilai penampilannya oke. Dia membuat tujuh penyelamatan yang penting. Dari sisi distribusi bola, Paes mengirimkan 27 umpan akurat dari 51 percobaannya. Angka akurasi operannya tercatat 53 persen. Bukan angka yang buruk untuk sebuah debut.

Debut yang manis? Mungkin belum, mengingat timnya hanya meraih satu poin. Tapi ini jelas langkah awal yang penting. Paes telah membuktikan ia bisa dipercaya di bawah mistar, bahkan di panggung yang sebesar Ajax. Selanjutnya, tinggal menunggu bagaimana ia mempertahankan tempatnya di starting eleven.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar