Bahkan, Polri menawarkan fasilitas Sekolah Polisi Negara (SPN) yang tersebar di berbagai daerah untuk dipakai sebagai tempat pelatihan vokasi. “Polri juga mempersiapkan kalau memang mau digunakan SPN, kalau itu nanti mau dipakai juga untuk bisa dimanfaatkan,” jelas Sigit.
Dia melanjutkan, “Sehingga kemudian rekan-rekan juga siap untuk bersaing dengan buruh di mancanegara. Kita tunjukkan bahwa buruh-buruh Indonesia juga tidak kalah profesional, tidak kalah tangguh dan tidak kalah hebat.”
Di sisi lain, Kapolri tetap menekankan pentingnya koridor hukum. Dia memastikan Polri akan terus mendukung perjuangan buruh selama sesuai aturan yang berlaku.
“Polri tetap terus akan mengawal apapun aspirasi dari rekan-rekan buruh dalam memperjuangkan haknya, namun tentu melalui koridor aturan yang benar demi menjaga iklim investasi,” imbuhnya menutup pernyataan.
Artikel Terkait
Banyumas Olah Sampah Jadi Bahan Bakar, Capai 100 Ton RDF per Hari
Australia dan Palembang Perdalam Kerja Sama Sanitasi dan Lingkungan
PT Freeport Indonesia Kenang 9 Korban Jiwa dalam Peringatan HUT ke-59
Wanita dan Bayinya Tewas Diduga Usai Melahirkan di Kamar Mandi Kos Batam