AS Tewaskan Tiga Orang dalam Serangan ke Kapal Diduga Pengedar Narkoba di Pasifik Timur

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:10 WIB
AS Tewaskan Tiga Orang dalam Serangan ke Kapal Diduga Pengedar Narkoba di Pasifik Timur

MURIANETWORK.COM - Pasukan Amerika Serikat kembali melancarkan operasi militer di perairan internasional, kali ini menargetkan sebuah kapal yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkoba. Serangan di Pasifik Timur itu berujung tewasnya tiga orang yang berada di atas kapal. Operasi ini merupakan bagian dari kampanye panjang AS yang telah berlangsung berbulan-bulan untuk membendung aliran narkoba di kawasan tersebut.

Operasi Kinetik di Jalur Penyulundupan

Komando Selatan AS mengonfirmasi serangan tersebut melalui sebuah pernyataan di media sosial. Dalam unggahannya, mereka menyebut aksi itu sebagai operasi "kinetik mematikan" yang dilaksanakan oleh Satuan Tugas Gabungan Southern Spear. Sasaran disebut sebagai kapal yang dioperasikan oleh organisasi teroris yang aktif di rute penyelundupan narkoba.

"Tiga pria teroris narkoba tewas selama aksi ini," demikian bunyi pernyataan resmi tersebut, yang dikutip dari kantor berita internasional.

Sebuah video hitam putih yang dirilis bersama pernyataan itu memperlihatkan momen dramatis serangan dari udara. Rekaman tersebut menampilkan kapal sasaran melaju di tengah lautan sebelum akhirnya dihantam dan dilalap semburan api.

Kampanye yang Berlangsung Lama

Ini bukanlah operasi pertama kalinya. Militer AS tercatat telah secara aktif menargetkan kapal-kapal yang dicurigai mengangkut narkoba sejak awal September tahun lalu. Data yang beredar menunjukkan, dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, kampanye ini telah mengakibatkan tewasnya hampir 150 orang dan menghancurkan puluhan kapal.

Pendekatan ofensif ini telah menjadi kebijakan rutin di bawah pemerintahan saat ini. Pihak berwenang AS berargumen bahwa langkah-langkah tegas diperlukan untuk memutus mata rantai perdagangan narkoba yang membiayai kelompok-kelompok kriminal terorganisir. Meski demikian, kritik kerap muncul karena serangan-serangan tersebut seringkali dilakukan tanpa terlebih dahulu mempublikasikan bukti konkret aktivitas ilegal dari setiap kapal yang menjadi sasaran.

Eskalasi di Perairan Amerika Selatan

Operasi di Pasifik Timur ini hanyalah satu bagian dari strategi keamanan regional AS yang lebih luas. Pengerahan kekuatan tidak hanya terbatas pada serangan udara. Amerika Serikat juga diketahui telah menempatkan aset-aset angkatan lautnya di perairan lepas pantai Amerika Selatan.

Langkah-langkah lain yang diambil termasuk penyitaan kapal-kapal tanker minyak yang dicurigai serta operasi penangkapan mendadak. Salah satu operasi yang paling mencolok adalah penangkapan pemimpin sayap kiri Venezuela, Nicolas Maduro, yang kini mendekam di penjara AS.

Maduro saat ini menunggu proses persidangan atas tuduhan terkait narkoba dan senjata. Terhadap semua dakwaan yang diarahkan kepadanya, ia secara konsisten menyatakan diri tidak bersalah.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar