Video yang jadi sumber masalah itu diunggah oleh akun @sasetyaningtyas. Dengan penuh semangat, DS membuka paket yang dinantikannya. Isinya? Selembar surat resmi dari Home Office Inggris yang mengonfirmasi status kewarganegaraan anaknya, plus paspor biru yang ikut dikirim.
katanya dalam video.
Dia kemudian menunjukkan surat itu ke kamera. "Ini adalah surat dari Home Office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua sudah diterima jadi WN Inggris," ujarnya. Nada bahagianya tak terbendung.
Di sisi lain, pernyataannya tentang kewarganegaraan itu yang akhirnya memicu gelombang kritik. Dalam bahasa Inggris campur Indonesia, dia berujar, "I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu."
Ucapan itulah yang menggumpalkan banyak rasa tak suka. Bagi banyak netizen, ini bukan sekadar soal pilihan hidup, tapi terasa seperti pengingkaran dari semangat beasiswa yang seharusnya dibawa pulang untuk membangun negeri.
Artikel Terkait
Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026
Layanan SIM Keliling Kembali Beroperasi di Jakarta, Cek Jadwal dan Syaratnya
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Tuduh Rendahkan Nyawa dan Hukum Internasional
Anggota PAN Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Dunia Turun