MURIANETWORK.COM - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, membagikan 1.000 paket sembako kepada warga Kelurahan Rawang, Kota Padang, Jumat (20/2/2026). Dalam kunjungannya, politisi Fraksi Gerindra itu sekaligus mengonfirmasi kemajuan program penanggulangan banjir menahun di kawasan Jundul Rawang, yang kini telah masuk dalam prioritas nasional dan ditargetkan memasuki tahap lelang paling lambat Oktober 2026.
Bantuan Langsung dan Komitmen Solusi Jangka Panjang
Kegiatan pembagian sembako di Padang Selatan itu berlangsung hangat dan disambut antusias warga, terlebih di waktu yang berdekatan dengan bulan Ramadhan. Namun, di balik bantuan kebutuhan pokok tersebut, terselip sebuah kabar yang dinanti-nantikan masyarakat setempat selama bertahun-tahun. Andre Rosiade menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wujud komitmen membawa solusi permanen atas persoalan banjir yang kerap melanda.
"Kami tidak ingin hanya datang membawa sembako, tapi juga membawa solusi. Penanganan banjir Jundul Rawang sudah masuk prioritas nasional dan insyaallah proses lelang paling lambat Oktober 2026. Kita ingin Rawang tidak lagi menjadi langganan banjir," ujar Andre dalam keterangan tertulisnya.
Proyek Penataan Kawasan Terintegrasi
Proyek penanggulangan banjir ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan rawan bencana di Sumatera Barat. Menurut penjelasan pejabat Kementerian PUPR, upaya yang akan dilakukan tidak terbatas pada perbaikan drainase. Rencananya, akan dilakukan penataan kawasan secara menyeluruh untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan tahan terhadap bencana.
Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (PBPK) Sumbar Kementerian PU, Maria Doeni Isa, memastikan keseriusan pemerintah pusat. "Pemerintah hadir untuk masyarakat Jundul Rawang. Kami bekerja sama dengan Pemko Padang yang sudah menyiapkan DED, dan mudah-mudahan proses lelang bisa dimulai Oktober 2026," jelasnya.
Maria juga mengungkapkan bahwa percepatan realisasi anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sangat bergantung pada proses pengawasan dan persetujuan di tingkat DPR RI. "Mudah-mudahan apa yang disampaikan saya hari ini bisa membuat masyarakat lebih percaya bahwa Pemerintah hadir untuk Rawang dan untuk Sumatra Barat," tambahnya.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari jajaran pemerintah kota. Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengapresiasi upaya Andre Rosiade yang telah memperjuangkan isu banjir Rawang hingga ke tingkat pusat. Ia menyatakan kesiapan Pemko Padang untuk mendukung penuh, termasuk dengan menyiapkan seluruh dokumen teknis yang diperlukan.
"Kami siap mempercepat semua proses agar proyek ini segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Tri Hadiyanto, menegaskan koordinasi yang berjalan baik antara pemerintah kota dan balai wilayah Kementerian PUPR.
Dukungan serupa disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya. Ia menilai kepedulian Andre Rosiade terhadap Rawang telah terbukti secara konsisten, baik melalui bantuan sosial maupun advokasi kebijakan. "Tentunya kami meminta masyarakat untuk mengingat dan menghargai kontribusi yang telah diberikan Andre Rosiade demi kemajuan daerah mereka," ucap Rachmad.
Kegiatan pada Jumat itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat setempat, termasuk Camat Padang Selatan Wildan Mukhtar, lurah, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka memperlihatkan kolaborasi multipihak yang dibutuhkan untuk mengakhiri masalah banjir yang telah lama menjadi beban warga.
Artikel Terkait
Pemerintah Umumkan Penyesuaian Jam Layanan BPJS dan ASN Selama Ramadan 2026
Banjir Bekasi Rendam 19 Ribu KK dan Seribu Hektar Lahan di Awal Ramadhan
Satgas Cartenz Amankan Dua DPO Prioritas Penyebab Eskalasi Kekerasan di Yahukimo
Garudayaksa FC Ganti Pelatih Kedua Kalinya dalam Seminggu, Erwan Hendrawanto Mundur karena Alasan Kesehatan