Kalau Ramadan tiba, ada satu tradisi yang seolah tak bisa dipisahkan: ngabuburit. Ya, kegiatan menunggu azan Maghrib ini sudah mendarah daging. Bentuknya macam-macam, dari sekadar jalan santai, buru takjil, sampai kumpul-kumpul bareng keluarga atau teman. Intinya sih, mengisi waktu sambil menanti saatnya berbuka.
Tapi, meski udah jadi kebiasaan tahunan, pertanyaan klasik sering muncul: ngabuburit yang pas itu jam berapa, sih? Jawabannya sebenarnya fleksibel, tapi nggak ada salahnya kita lihat patokan waktunya dengan merujuk jadwal buka puasa tahun ini.
Dari Bahasa Sunda ke Seluruh Nusantara
Kata "ngabuburit" sendiri asalnya dari tanah Sunda. Ia berasal dari kata "burit" yang artinya sore hari. Jadi, secara harfiah, ngabuburit itu ya kegiatan menunggu datangnya waktu sore tepatnya, menunggu waktu berbuka puasa.
Nah, karena nggak ada aturan baku, masyarakat biasanya mulai keluar rumah atau beraktivitas di sore hari. Bisa dari jam 4 sore, atau bahkan lebih siang. Yang jelas, atmosfernya beda. Suasana menjelang maghrib di bulan Ramadan punya nuansa sendiri; ada rasa tenang, sekaligus semangat untuk segera membatalkan puasa.
Lalu, Kapan Waktu yang Tepat?
Untuk tahu persisnya kapan buka puasa, patokan resminya ya jadwal imsakiyah dari Kemenag. Dari situ, kita bisa memperkirakan.
Umumnya, waktu yang dianggap ideal buat mulai ngabuburit itu sekitar pukul 16.30 WIB ke atas. Kenapa? Soalnya, matahari sudah mulai meredup, udara nggak terlalu terik, dan waktu berbuka pun tinggal hitungan menit atau jam. Rentang waktu itu dirasa cukup nyaman untuk jalan-jalan atau cari takjil tanpa terburu-buru.
Patokan Jadwal Buka Puasa 2026 untuk Jakarta
Nah, buat yang penasaran dengan patokan waktu spesifik, berikut jadwal azan Maghrib atau buka puasa untuk wilayah DKI Jakarta di Ramadan 1447 H / 2026 M:
1 Ramadan (19 Feb 2026): 18.18 WIB
2 Ramadan (20 Feb): 18.18 WIB
3 Ramadan (21 Feb): 18.17 WIB
4-5 Ramadan (22-23 Feb): 18.17 WIB
6 Ramadan (24 Feb): 18.17 WIB
7 Ramadan (25 Feb): 18.16 WIB
8-9 Ramadan (26-27 Feb): 18.16 WIB
10 Ramadan (28 Feb): 18.15 WIB
11 Ramadan (1 Mar): 18.15 WIB
12 Ramadan (2 Mar): 18.14 WIB
13-14 Ramadan (3-4 Mar): 18.14 WIB
15 Ramadan (5 Mar): 18.13 WIB
16 Ramadan (6 Mar): 18.13 WIB
17 Ramadan (7 Mar): 18.12 WIB
18-19 Ramadan (8-9 Mar): 18.12 WIB
20 Ramadan (10 Mar): 18.11 WIB
21 Ramadan (11 Mar): 18.11 WIB
22 Ramadan (12 Mar): 18.10 WIB
23 Ramadan (13 Mar): 18.10 WIB
24 Ramadan (14 Mar): 18.09 WIB
25 Ramadan (15 Mar): 18.09 WIB
26 Ramadan (16 Mar): 18.09 WIB
27 Ramadan (17 Mar): 18.08 WIB
28 Ramadan (18 Mar): 18.08 WIB
29 Ramadan (19 Mar): 18.07 WIB
30 Ramadan (20 Mar): 18.07 WIB
Perhatikan ya, jadwal ini bergeser sedikit lebih awal seiring berjalannya bulan. Itu hal yang wajar.
Bagi yang tinggal di luar Jakarta, cara mengecek jadwal untuk kotanya gampang. Cukup buka laman jadwal shalat, pilih kota yang diinginkan, maka jadwal lengkap termasuk imsak dan buka puasa akan muncul. Bahkan bisa diunduh jika perlu.
Dengan tahu patokan waktunya, aktivitas ngabuburit jadi lebih terencana. Bisa diatur, kapan mau keluar rumah, seberapa lama, dan takjil apa yang mau diburu. Yang pasti, tradisi ini tetap menjadi momen berharga yang dinanti-nanti bukan sekadar menunggu waktu, tapi juga merayakan kebersamaan di bulan yang penuh berkah.
Artikel Terkait
Menteri HAM Pigai: Penolakan Program Makan Bergizi Gratis Adalah Penentangan HAM
Gubernur DKI Ungkap Capaian Transportasi, Siapkan Rute Blok M-Bandara Rp3.500
Menkominfo: Keterlibatan Indonesia di Board of Peace Babak Baru Diplomasi Palestina
Tanggul Jebol, Lima Desa di Demak Masih Terendam Banjir