Vatikan memilih untuk tidak ikut. Kabar ini datang langsung dari Sekretaris Negara mereka, Kardinal Pietro Parolin, yang menegaskan penolakan resmi terhadap undangan bergabung dengan "Board of Peace" untuk Gaza. Inisiatif yang digagas Presiden AS Donald Trump itu dinilai bermasalah.
Menurut Parolin, membentuk dewan perdamaian baru justru berisiko. Bisa-bisa malah muncul struktur tandingan yang pada akhirnya melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam konflik panjang seperti di Gaza, PBB harus tetap jadi otoritas utama. Itu prinsipnya.
"Pada tingkat internasional, PBB-lah yang seharusnya mengelola situasi krisis ini. Ini adalah salah satu poin yang selalu kami tekankan,"
ujar Parolin tegas.
Artikel Terkait
Wagub Kepri Perintahkan Rehabilitasi Total Waduk Sei Jago yang Rusak Parah
Transaksi SPKLU di Sulselrabar Melonjak 208% Saat Mudik Lebaran
Wamendagri Apresiasi Capaian Ekonomi Kepri, Soroti Perlu Optimalisasi Belanja Daerah
Tata Cara dan Keutamaan Sholat Dhuha, Ibadah Pagi yang Sarat Harapan