Tiongkok Batasi Setir Yoke, Berlaku Penuh Mulai 2027

- Kamis, 19 Februari 2026 | 15:00 WIB
Tiongkok Batasi Setir Yoke, Berlaku Penuh Mulai 2027

Kompleksitas Keamanan Airbag dan Kendala Praktis

Aspek keselamatan lain yang mendapat sorotan adalah kinerja airbag. Standar baru secara tegas melarang adanya komponen keras seperti logam atau plastik yang berpotensi mengarah ke penumpang saat airbag mengembang dengan kecepatan tinggi.

Desain yoke yang asimetris dengan struktur penopang khusus menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Pola patahan atau fragmentasi yang tidak terprediksi saat airbag mengembang menjadi tantangan validasi yang kompleks, di mana pengujian dengan kamera kecepatan tinggi saja dianggap belum cukup menjamin konsistensi dan keamanannya.

Di luar laboratorium uji, laporan dari pengguna sehari-hari juga mengungkap kendala praktis. Berbeda dengan setir yoke pada mobil balap Formula 1 yang dirancang untuk lintasan khusus dengan rasio kemudi sangat langsung, kendaraan konsumen memerlukan putaran kemudi yang lebih banyak untuk manuver seperti parkir atau putar balik di jalan sempit. Banyak pengemudi mengeluhkan kesulitan mengoperasikannya dengan satu tangan, dan tidak jarang tangan mereka tidak sengaja menyentuh layar sentuh dashboard.

Masa Transisi Menuju Penerapan Penuh

Regulasi ini akan berlaku untuk semua model kendaraan baru yang mengajukan persetujuan tipe mulai 1 Januari 2027. Sementara itu, model yang telah mendapatkan persetujuan sebelumnya diperkirakan akan diberikan masa transisi sekitar 13 bulan untuk melakukan penyesuaian desain yang diperlukan.

Kebijakan ini pada akhirnya mengirimkan pesan yang jelas dari regulator: inovasi desain dalam industri otomotif tetap didorong, namun tidak boleh mengabaikan atau mengorbankan prinsip-prinsip fundamental keselamatan jiwa pengemudi. Keputusan ini merefleksikan pendekatan kehati-hatian yang mengedepankan bukti teknis dan kajian mendalam atas tren teknologi terbaru.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar