Pemprov NTB Bantah Klaim Penelantaran 18 Tahun oleh Warga Malaysia di Lombok

- Rabu, 18 Februari 2026 | 16:35 WIB
Pemprov NTB Bantah Klaim Penelantaran 18 Tahun oleh Warga Malaysia di Lombok

Viral di media sosial Malaysia dan Indonesia, kisah seorang perempuan asal Malaysia yang mengaku ditelantarkan suaminya warga Lombok, NTB. Perempuan itu, Norida Akmal Ayob, mengungkapkan penderitaannya selama 18 tahun di pulau itu, bahkan mengaku sempat bekerja sebagai tukang sapu. Tapi, benarkah ceritanya?

Pemerintah Provinsi NTB akhirnya angkat bicara. Lewat juru bicaranya, Ahsanul Khalik atau yang akrab disapa Aka, mereka memberikan penjelasan yang cukup berbeda. Menurutnya, klaim penelantaran itu tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan.

“Berdasarkan data yang kami terima, itu sangat tidak tepat jika disebut ada penelantaran selama 18 tahun,” tegas Aka, Selasa (17/2/2026).

Ia menambahkan, “Apalagi setelah perceraian, Norida juga menerima bantuan biaya kepulangan.”

Jejak Pernikahan dan Kehidupan Keluarga

Setelah melakukan penelusuran ke Dusun Benjelo, Lombok Tengah, Pemprov NTB mendapatkan keterangan dari perangkat desa setempat. Kisahnya ternyata dimulai jauh dari Lombok. Norida dan suaminya, Badi, ternyata menikah di Thailand pada 2005. Anak pertama mereka lahir di Malaysia.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar