MURIANETWORK.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan perputaran ekonomi di Ibu Kota selama perayaan Imlek 2026 mencapai Rp 9 triliun. Ia juga memproyeksikan nilai transaksi akan melonjak signifikan, bahkan bisa lebih dari dua kali lipat, saat memasuki bulan Ramadan hingga Idul Fitri mendatang. Pernyataan ini disampaikannya usai meninjau aktivitas perdagangan di Jakarta Barat, Rabu (18/2/2026).
Proyeksi Ekonomi Menjelang Ramadan
Rano Karno tampak optimis melihat geliat ekonomi yang mulai terasa. Saat berbincang dengan awak media di kawasan Cengkareng, ia menyebut angka yang jauh lebih besar untuk periode bulan suci.
"Masuk Ramadan menuju Idul Fitri, yakin saya di atas Rp 20 triliun," tegas Rano.
Menurut pengamatannya, geliat ini sudah dapat disaksikan langsung di lapangan. Berbagai pusat perdagangan, terutama pasar tekstil dan grosir, mulai ramai dikunjungi masyarakat. Meski keramaian tidak selalu identik dengan tingginya transaksi, suasana tersebut dinilainya sebagai indikator awal yang positif bagi perekonomian kota.
Artikel Terkait
Empat Pekerja Tewas Terjatuh ke Bak Penampungan Air di Proyek Jagakarsa
Satgas PRR: Data Huntara Diperbarui Berkala untuk Pastikan Tak Ada Warga Tertinggal
Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Tiba di Kulon Progo Usai Gugur dalam Misi UNIFIL
Kemenag Jatim Raih Penghargaan Finalisasi Terbanyak dalam SPAN-PTKIN Award 2026