MURIANETWORK.COM - Seorang pria berhasil ditangkap polisi setelah diduga melakukan aksi pencurian di sebuah hotel bintang lima di kawasan Karet, Jakarta Pusat. Pelaku yang berinisial NW (43) itu beraksi dengan menyamar menggunakan batik dan lanyard agar terlihat seperti karyawan atau peserta kegiatan di hotel tersebut. Peristiwa yang terekam CCTV ini terjadi pada Selasa (10/2) lalu sekitar pukul 12.41 WIB.
Modus Penyamaran dengan Lanyard
Berdasarkan pengungkapan polisi, pelaku sengaja memanfaatkan penampilan yang lazim ditemui di lingkungan hotel untuk menghilangkan kecurigaan. Dengan mengenakan kemeja batik dan lanyard yang menggantung di leher, ia bebas bergerak di area hotel layaknya tamu atau staf.
Modus operandi semacam ini menunjukkan tingkat kehati-hatian pelaku. Ia memanfaatkan kesan formal dan biasa untuk menyembunyikan niat jahatnya di tengah keramaian dan aktivitas hotel yang padat.
Pengakuan dan Penangkapan Pelaku
Setelah melakukan penyelidikan, jajaran Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya akhirnya berhasil meringkus tersangka. Penangkapan ini bukan hanya terkait satu kasus di Karet, tetapi diduga terkait dengan serangkaian aksi serupa di sejumlah hotel mewah di Jakarta.
Kombes Budi Hermanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan kronologi penangkapan tersebut.
"Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial NW (43) yang diduga sebagai pelaku pencurian di sejumlah hotel mewah di Jakarta," ujarnya.
Budi Hermanto kemudian membeberkan detail modus yang digunakan tersangka. "Pelaku beraksi dengan menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan menggunakan batik dan lanyard agar tak menimbulkan kecurigaan," lanjutnya.
Penyelidikan Lebih Lanjut
Dengan telah diamankannya pelaku, polisi kini tengah mendalami berbagai fakta lain yang menyertai kasus ini. Penyidik berusaha mengungkap jaringan, pola kejahatan, serta total kerugian yang ditimbulkan dari aksi NW di berbagai lokasi.
Kasus ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan protokol keamanan, bahkan di tempat yang dianggap sangat terjaga seperti hotel berbintang. Tindakan kriminal sering kali justru memanfaatkan celah dari rasa aman dan kesan rutin yang ada.
Artikel Terkait
Vinicius Junior Bawa Real Madrid Ungguli Benfica di Play-off Liga Champions
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
Vatikan Tolak Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza Pimpinan Trump
AS Ancam Dukung Serangan Israel Jika Negosiasi Nuklir dengan Iran Gagal