“Ke depan, Pak Menag akan berupaya mempertemukan cara pandang untuk penetapan 1 Ramadan. Beliau juga menjelaskan, kalender global yang berpusat di Turki pun belum melihat kemungkinan hilal besok. Nah, sebagai Ketua Komisi VIII, kami tentu mendukung upaya menyamakan persepsi ini. Agar kita bisa bersama-sama menjalankan ibadah, baik Ramadan maupun nanti saat Syawal.”
Di sisi lain, Marwan punya imbauan langsung untuk masyarakat. Daripada energi habis untuk debat yang tak berujung, lebih baik dialihkan ke hal yang lebih substansial. Fokus pada ibadah saja. Baginya, ini bukan cuma soal ritual, tapi juga bagian dari menata bangsa secara lebih baik.
“Kami mengimbau umat muslim Indonesia, mari kita beribadah dengan khusyuk,” ucapnya dengan nada tenang namun tegas.
“Perbanyak amal ibadah. Semoga dengan puasa yang ikhlas dan jujur, kita jadi pribadi yang lebih baik. Dan itu bisa jadi pijakan kokoh untuk membangun negeri ke depan.”
Artikel Terkait
Tiga Daerah di Sulsel Kolaborasi Olah Sampah Jadi Listrik 25 MW
Iran Izinkan Kapal Irak Melintasi Selat Hormuz di Tengah Blokade
Platform X Siapkan Fitur Auto-Lock untuk Cegah Penipuan Kripto
Polisi Buru Preman Diduga Aniaya Tuan Hajatan hingga Tewas di Purwakarta