Di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, suasana jumpa pers penetapan awal Ramadan kemarin cukup hangat. Marwan Dasopang, Ketua Komisi VIII DPR RI, tampil menyampaikan pandangannya. Intinya, dia mengajak semua pihak untuk menyikapi perbedaan penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah dengan kepala dingin. Jangan sampai hal teknis seperti ini malah merusak persatuan.
“Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama tadi,” ujar Marwan, memulai penjelasannya.
“Karena cara kita memandang dan menetapkan waktu ibadah itu memang beragam, perbedaan masih mungkin terjadi. Tapi ya itu, perbedaan ini jangan sampai bikin kita tercerai-berai. Mari kita saling menghargai.”
Menurut sejumlah saksi yang hadir, diskusi dalam Sidang Isbat itu sendiri sebenarnya cukup intens. Marwan melanjutkan, dia melihat upaya nyata dari Menteri Agama, Nasaruddin Umar, untuk mencari titik temu. Soal perbedaan awal puasa ini kan sudah jadi cerita lama yang berulang setiap tahun.
“Tapi dalam diskusi tadi muncul harapan,” jelasnya lebih lanjut.
“Ke depan, Pak Menag akan berupaya mempertemukan cara pandang untuk penetapan 1 Ramadan. Beliau juga menjelaskan, kalender global yang berpusat di Turki pun belum melihat kemungkinan hilal besok. Nah, sebagai Ketua Komisi VIII, kami tentu mendukung upaya menyamakan persepsi ini. Agar kita bisa bersama-sama menjalankan ibadah, baik Ramadan maupun nanti saat Syawal.”
Di sisi lain, Marwan punya imbauan langsung untuk masyarakat. Daripada energi habis untuk debat yang tak berujung, lebih baik dialihkan ke hal yang lebih substansial. Fokus pada ibadah saja. Baginya, ini bukan cuma soal ritual, tapi juga bagian dari menata bangsa secara lebih baik.
“Kami mengimbau umat muslim Indonesia, mari kita beribadah dengan khusyuk,” ucapnya dengan nada tenang namun tegas.
“Perbanyak amal ibadah. Semoga dengan puasa yang ikhlas dan jujur, kita jadi pribadi yang lebih baik. Dan itu bisa jadi pijakan kokoh untuk membangun negeri ke depan.”
Artikel Terkait
Korban Longsor Pidie Jaya Siap Sambut Ramadan di Pengungsian
Wamenag Tegaskan Larangan Sweeping dan Ajak Saling Hormati Saat Ramadan
Tarique Rahman Resmi Dilantik sebagai Perdana Menteri Bangladesh
Wagub DKI Rano Karno Usulkan Car Free Night untuk Imlek dan Ramadhan 2027 Sambut 500 Tahun Jakarta