Senin kemarin, suasana di sejumlah vihara di Jakarta Barat tampak berbeda. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, terlihat bersama Wakapolres dan jajarannya blusukan. Tujuannya jelas: meninjau langsung persiapan pengamanan untuk perayaan Imlek besok. Mereka menyambangi Vihara Dharma Bhakti di Tamansari, lalu ke Toa Se Bio, Pusdiklat Maitreya, dan Ekayana Kebon Jeruk.
Dalam kunjungan itu, dialog dengan pengurus vihara pun terjadi. Rupanya, sejak siang hari, umat sudah mulai berdatangan untuk berdoa bergantian, tentu saja. Aktivitas ini dipantau langsung oleh rombongan polisi.
Twedi kemudian memberikan keterangan resmi pada Selasa.
"Sejak pukul satu siang kemarin umat sudah mulai berdatangan untuk berdoa secara bergantian. Diperkirakan esok jumlahnya akan semakin meningkat seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya,"
jelasnya.
Nah, untuk mengamankan seluruh rangkaian ibadah ini, Polres Metro Jakarta Barat tak bekerja sendirian. Mereka menggandeng TNI dan instansi terkait, menerjunkan tidak tanggung-tanggung: 453 personel gabungan. Kekuatan itu disebar di 42 vihara yang telah melaporkan akan menggelar ibadah Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Di sisi lain, ancaman kemacetan jadi perhatian serius. Maklum, arus kendaraan pasti bakal meningkat. Untuk itu, personel telah ditempatkan di berbagai persimpangan dan titik-titik rawan macet. Harapannya, selain keamanan, umat yang merayakan juga bisa merasa nyaman dan khusyuk menjalankan ritualnya.
Kesiapan ini, menurut Twedi, mutlak diperlukan. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya jadi acuan bahwa keramaian akan memuncak di hari H. Dengan pengamanan yang menyeluruh, perayaan diharapkan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Artikel Terkait
Data Dinkes DKI Ungkap 94,9% Warga Jakarta Kurang Aktivitas Fisik
Keluarga Lima Tewas di Kuantan Diduga Akibat Pembunuhan-Bunuh Diri Ayah
Ramai-Ramai Belanja Lebaran di Tanah Abang Dimulai Lebih Awal
BRI Group Borong Empat Penghargaan Keuangan Berkelanjutan di Singapura