Genangan air menyebar ke beberapa titik permukiman di Tembalang. Wilayah yang paling parah terdampak antara lain Perumahan Argo Residence, Grand Batik Semarang, Grand Permata Tembalang, serta kawasan di Kelurahan Meteseh dan Rowosari.
Endro memaparkan rincian korban di beberapa titik. "Di Perumahan Argo Residence, banjir merendam RT 7 dan RT 8 RW 7 dengan total 50 KK atau 160 jiwa terdampak. Sementara di Grand Batik Semarang tercatat 13 KK atau 33 jiwa terdampak," ungkapnya.
Sementara itu, di Perumahan Dinar Indah RW 26, Kelurahan Meteseh, tercatat 31 KK yang harus berhadapan dengan genangan. Dampak terbesar terjadi di RW 1 Kelurahan Rowosari, di mana banjir mengganggu kehidupan sekitar 200 KK atau setara dengan 500 jiwa.
Kejadian ini kembali menyoroti kerentanan kawasan permukiman terhadap fenomena cuaca ekstrem dan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pengendali banjir di daerah tersebut.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen