Dengan usia yang baru lima tahun, pencapaian BSI ini sebenarnya belum optimal jika melihat besarnya potensi pasar. Makanya, komitmen untuk menjangkau segmen masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan tetap menjadi prioritas.
Nah, untuk mempercepat jangkauan itu, BSI mengandalkan strategi digital. Salah satu terobosan yang cukup sukses adalah layanan transaksi emas digital 24 jam. Hasilnya? Pertumbuhan nasabah di segmen ini meledak hingga 500% pada tahun 2025 lalu. Angka yang fantastis.
Ke depannya, ambisi BSI semakin besar. Mereka menargetkan bisa masuk dalam lima besar bank syariah dunia dalam lima tahun ke depan. Caranya? Dengan memperkuat ekuitas, mendalami teknologi digital, dan tak lupa meningkatkan visibilitas serta kehadiran fisik untuk membangun kepercayaan yang lebih kokoh di mata publik.
Di forum yang sama, BSI pun mendapat penghargaan sebagai Syariah Financial Ecosystem Leader. Sebuah apresiasi yang diharapkan bisa memacu penguatan ekosistem halal dan literasi digital. Tujuannya jelas: bukan cuma mengejar pertumbuhan aset, tapi juga menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan terasa oleh masyarakat.
Artikel Terkait
Kondisi Psikologis Korban Penyiraman Air Keras dari KontraS Dilaporkan Stabil
Polisi Tangkap Pengedar 100 Vape Berisi Narkoba Etomidate di Tanjung Priok
Yamaha Imbau Pemeriksaan Motor Usai Mudik Lebaran
Kolaborasi Swasta-Pemerintah Turunkan Angka Stunting di Maluku Utara