MURIANETWORK.COM - Keamanan di sekitar Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, kini diperketat menyusul insiden penembakan pesawat milik Smart Air, PK-SNR, oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pasca kejadian tersebut, aparat gabungan TNI dan Polri telah bergerak mengamankan lokasi dan memastikan situasi di lapangan relatif terkendali. Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan warga serta kelancaran aktivitas penerbangan di bandara perintis tersebut.
Kondisi Lapangan Mulai Terkendali
Berdasarkan pantauan di lapangan, aparat keamanan telah mengambil alih penguasaan situasi pasca insiden yang sempat mencemaskan itu. Penempatan personel gabungan di titik-titik vital dimaksudkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan lebih lanjut dan memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mengonfirmasi perkembangan tersebut. Ia menyatakan bahwa situasi telah menunjukkan perbaikan yang signifikan.
“Ya alhamdulillah puji Tuhan sudah bisa menguasai dan situasi di sana relatif kemudian bisa terkendali,” jelasnya pada Jumat (13/2/2026).
Pergeseran Personel Ke Daerah yang Sempat Dianggap Aman
Menurut penjelasan pihak berwenang, wilayah Koroway sebelumnya tidak termasuk dalam daftar kawasan operasi prioritas karena kondisinya terpantau stabil. Namun, insiden penembakan terhadap pesawat sipil itu mengubah situasi secara mendadak, mendorong percepatan penempatan pasukan.
Artikel Terkait
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%
Pemprov DKI Siapkan Aturan Teknis WFH Jumat, Layanan Publik Tetap Beroperasi
INET dan WIFI Perluas Kolaborasi ke Layanan Tetap Nirkabel