Omzet Pedagang Bandeng di Festival Rawa Belong Tembus Jutaan Rupiah Jelang Imlek

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 22:25 WIB
Omzet Pedagang Bandeng di Festival Rawa Belong Tembus Jutaan Rupiah Jelang Imlek

Suasana riuh rendah sudah terasa di Festival Rawa Belong, Jakarta. Menjelang Imlek, lapak-lapak bandeng musiman ramai dikerumuni pembeli. Omzet para pedagang pun melonjak, bahkan ada yang bisa meraup hingga jutaan rupiah dalam sehari.

Japri, salah satu pedagang ikan di sana, merasakan sendiri gelombang pembeli ini. Pria berusia 30 tahun itu mengaku omzetnya bisa mencapai Rp 15 juta hanya dalam waktu sepekan berjualan di lokasi festival.

"Dari tanggal enam mulai jualan di sini," ujarnya saat ditemui di Rawa Belong, Jakarta Barat, Sabtu (14/2/2026).

"Kalau dagang ikan sih sudah lama, dari kelas 6 SD sudah dagang. Saya bandar di Muara Angke, tapi tiap Imlek saja jualan di sini," tambah Japri sambil menata ikannya.

Untuk memenuhi permintaan yang meledak, dia mendatangkan stok bandeng hingga 5 ton setiap harinya. Dan hingga saat ini, sekitar 3 ton di antaranya sudah ludes terjual.

"Sekarang sudah keluar sekitar 3 ton," katanya singkat.

Harga Mulai Rp 60 Ribu

Lalu, berapa harganya? Tergantung ukurannya. Bandeng dijual per ekor atau per kilo. Untuk ukuran sedang, dengan berat sekitar 1,2 sampai 1,3 kilogram, harganya kira-kira Rp 60 ribu per ekor.

Sedangkan yang ukuran jumbo, harganya berbeda. Bandeng besar itu dijual Rp 75 ribu per kilogram. Tapi jangan khawatir, tawar-menawar masih sangat mungkin dilakukan di sini.

"Yang biasa kita jual ekoran, sekitar Rp 60 ribu satu ekor. Kalau yang jumbo per kilo Rp 75 ribu," jelas Japri.

"Nego masih boleh, namanya juga pasar," ucapnya sambil tersenyum.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar