Koperasi Desa Dijadikan Ujung Tombak Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Purworejo

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:45 WIB
Koperasi Desa Dijadikan Ujung Tombak Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Purworejo

Pada pertengahan Februari lalu, di Purworejo, sebuah langkah konkret dicanangkan. Kementerian Koperasi, Kementerian Sosial, BP Taskin, dan Pemkab setempat resmi memulai kolaborasi antara Koperasi Desa Merah Putih Dukuhrejo dengan program bantuan sosial seperti PKH dan Sembako. Intinya, ini adalah pilot project yang bertujuan memangkas angka kemiskinan ekstrem, dengan koperasi desa sebagai ujung tombaknya.

Jadi, apa yang berubah? Para penerima bantuan sosial atau yang biasa disebut Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini didorong untuk bergabung menjadi anggota Kopdes Merah Putih. Dengan begitu, bantuan yang tadinya bersifat konsumtif, diharapkan bisa bertransformasi menjadi modal untuk pemberdayaan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Mereka tak lagi sekadar menerima, tapi diajak untuk naik kelas secara bertahap menuju kemandirian.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan peran strategis koperasi ini.

Ia bilang, model kolaborasi ini nantinya akan diuji coba dan diperluas ke berbagai daerah lain. Targetnya jelas: mendongkrak kesejahteraan kelompok desil terbawah. "Ini akan kita uji cobakan di beberapa tempat lagi dan ini akan menjadi model bagi pengentasan kemiskinan sehingga warga desil 1 bisa berkurang dan naik kelas," lanjutnya.

Yang menarik, fungsi Kopdes Merah Putih dirancang tak sekadar warung sembako murah. Ferry menekankan, koperasi ini juga harus menjadi offtaker penampung produk warga sekitar. Ambil contoh, bantuan satu set ayam petelor dari Kemensos dan Japfa Comfeed untuk KPM. Nah, telur yang dihasilkan nanti bisa disalurkan dan dijual melalui koperasi ini.

Keuntungannya ganda. Selain dari penjualan produk, sebagai anggota, KPM juga berpeluang mendapat pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU). "InsyaAllah dengan menjadi anggota koperasi desa, manfaatnya akan lebih besar," harap Ferry. Di akhir pernyataannya, ia meminta komitmen Pemkab Purworejo untuk menjaga konsistensi operasional koperasi dan mengapresiasi sinergi yang telah terjalin.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar