MURIANETWORK.COM - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan menguji strategi baru dengan memainkan atlet rangkap di beberapa turnamen mendatang. Eksperimen ini akan dimulai pada Ruichang China Masters Super 100 2026, di mana Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari tidak hanya bertanding di ganda putri, tetapi juga di sektor ganda campuran dengan pasangan berbeda. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program penjajakan untuk melihat potensi dan perkembangan atlet ke depannya.
Eksperimen Ganda di China Masters 2026
Dalam turnamen di Ruichang nanti, Apriyani Rahayu akan berpasangan dengan Taufik Aderya, sementara Lanny Tria Mayasari akan duet dengan Daniel Edgar Marvino di nomor ganda campuran. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Menurut Eng Hian, Kabid Binpres Pelatnas PBSI yang akrab disapa Didi, strategi bermain rangkap dirancang untuk menggali potensi tersembunyi para atlet.
Didi memaparkan bahwa selain melihat kemungkinan baru dari Apriyani dan Lanny, kolaborasi ini juga memberi kesempatan berharga bagi atlet muda seperti Daniel dan Taufik untuk belajar langsung dari rekan yang lebih berpengalaman. Dinamika latihan dan pertandingan di dua sektor berbeda diharapkan dapat memperkaya kemampuan teknis dan taktis mereka secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%
Pemprov DKI Siapkan Aturan Teknis WFH Jumat, Layanan Publik Tetap Beroperasi
INET dan WIFI Perluas Kolaborasi ke Layanan Tetap Nirkabel