Jakarta - Ada pergerakan menarik di belakang layar antara dua emiten teknologi. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) baru saja mengubah pola kolaborasinya dengan anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). Intinya, kerja sama mereka kini diperluas, tak cuma menyentuh bisnis Fiber to the Home (FTTH) tapi juga merambah ke layanan Fixed Wireless Access atau FWA.
Menurut Sekretaris Perusahaan INET, Arki Rifazka, ini soal penyesuaian struktur kerja sama layanan IP Transit. Kalau dulu kolaborasi berjalan di level anak perusahaan, sekarang naik ke level induk. Tujuannya jelas: menjangkau pasar yang lebih luas.
"Struktur kerja sama pada level entitas induk ini memungkinkan cakupan pemanfaatan layanan yang lebih luas pada unit-unit usaha di bawahnya," jelas Arki, Selasa (31/3/2026).
Dia memaparkan, sebelumnya kerja sama hanya terbatas dengan PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE). Nah, sekarang fokusnya dialihkan ke induknya, yaitu PT Jaringan Infra Andalan (JIA) yang ada di bawah WIFI. Dengan JIA memegang kendali atas bisnis FTTH lewat IJE dan juga lini FWA melalui entitas seperti Telemedia, ruang geraknya jadi lebih besar.
“Jika sebelumnya hanya terbatas pada FTTH, kini berkembang menjadi lebih lengkap dengan mencakup kebutuhan bandwidth untuk layanan FTTH dan FWA,” tambahnya.
Lantas, bagaimana implementasinya? Ternyata, ada beberapa langkah administratif yang sudah dijalankan. Pertama, INET dan IJE sepakat membatalkan perjanjian infrastruktur kabel fiber optik tahun 2025 pada 2 Januari lalu. Karena pembatalan itu, INET pun mendapat kembali uang jaminan penuh senilai Rp61 miliar hanya empat hari kemudian.
Artikel Terkait
Kondisi Psikologis Korban Penyiraman Air Keras dari KontraS Dilaporkan Stabil
Polisi Tangkap Pengedar 100 Vape Berisi Narkoba Etomidate di Tanjung Priok
Yamaha Imbau Pemeriksaan Motor Usai Mudik Lebaran
Kolaborasi Swasta-Pemerintah Turunkan Angka Stunting di Maluku Utara