“Semoga hal-hal seperti ini tidak menjadikan wilayah tersebut daerah yang dikhawatirkan, menimbulkan fear of crime di masyarakat. Nah, kita tahu daerah-daerah itu adalah bagaimana perputaran ekonomi, kehidupan kuliner, kehidupan wisatanya, dan ini menjadi suatu komunitas hibiran bagi masyarakat,” ujarnya.
“Kita ingin menjaga wilayah-wilayah yang menjadi komoditas hiburan masyarakat, tempat-tempat yang bahagia. Jangan [sampai jadi] tempat-tempat yang memberikan rasa ketakutan,” imbuhnya.
Kronologi Kejadian dari Video Viral
Kejadian yang memicu laporan tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar luas. Dalam rekaman itu, terlihat seorang wanita yang sedang duduk bersama temannya di sebuah trotoar. Ponsel miliknya tergeletak di atas meja. Seorang pria berbalik arah dengan sikap tenang, mengambil ponsel tersebut, dan kemudian pergi meninggalkan lokasi. Korban baru menyadari kehilangannya beberapa saat kemudian, sementara seorang pengunjung lain tampak memberi isyarat mengenai arah pelaku.
Pengecekan Lokasi dan Pemeriksaan Saksi
Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Rosa Witarsa, sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal. Tim telah turun ke lokasi untuk memeriksa keadaan dan telah memeriksa beberapa saksi.
“Sudah (ke lokasi dan memeriksa saksi),” kata Rosa Witarsa saat dikonfirmasi pada Rabu (11/2).
Hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Penyidik terus mengandalkan pemeriksaan rekaman kamera pengawas untuk melacak dan menemukan pelaku yang masih buron.
“Masih penyelidikan, betul (tinggal dicari),” pungkas Kapolsek.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pengedar 100 Vape Berisi Narkoba Etomidate di Tanjung Priok
Kolaborasi Swasta-Pemerintah Turunkan Angka Stunting di Maluku Utara
Mobil Program Makan Bergizi NTB Diduga Disalahgunakan untuk Jemput Penumpang dan Wisata
Rupiah Menguat ke Rp16.986 Didorong Meredanya Ketegangan AS-Iran