Moskow, 13 Februari 2026 – Lagi-lagi, tuduhan saling lempar terdengar dari Moskow dan Kyiv. Jumat pagi ini, kedua negara itu saling menyalahkan atas serangan udara yang, dalam hitungan jam, menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai sembilan lainnya. Situasinya makin panas, sementara di belakang layar, upaya perdamaian yang dimediasi AS terus berjalan.
Dari Ukraina, laporan pertama datang dari Gubernur Odesa, Oleh Kiper. Melalui Telegram, ia mengonfirmasi satu korban jiwa dan enam orang terluka akibat serangan malam di wilayahnya.
kata Kiper, seperti dikutip Anadolu. Tiga dari korban luka disebutnya dalam kondisi serius.
Menurut Kiper, serangan drone itu menyasar banyak titik. Bukan cuma fasilitas pelabuhan di mana sebuah gudang pupuk dilaporkan rusak tapi juga kawasan permukiman, area industri, dan infrastruktur energi. Puing-puing drone yang berhasil ditembak jatuh ternyata menimbulkan masalah lain, menghantam area dealer mobil dan sebuah sanatorium. Dua drone lainnya langsung mengenai bangunan tempat tinggal.
tambahnya.
Artikel Terkait
Israel Bantah Tudingan Sepihak Soal Tewasnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Pemerintah Siapkan WFH Nasional untuk Tekan Konsumsi BBM dan Selamatkan APBN
Trump Klaim Perang dengan Iran Akan Berakhir dalam 2-3 Minggu
Turki Akhiri Puasa 24 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026