BPI Danantara Akuisisi Hotel 1.461 Kamar untuk Proyek Kampung Haji Tahap Awal

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 05:15 WIB
BPI Danantara Akuisisi Hotel 1.461 Kamar untuk Proyek Kampung Haji Tahap Awal

Rosan Roeslani, sang CEO BPI Danantara, baru saja membuka suara soal proyek besar mereka, Kampung Haji. Dalam sebuah konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta Pusat, Jumat lalu, ia membeberkan perkembangan terkini. Ternyata, langkah awal sudah dimulai dengan akuisisi sebuah hotel besar.

"Memang untuk yang kita sudah lakukan pembelian itu adalah satu hotel sebanyak tiga bangunan, ada 1.461 kamar, dan sudah disaksikan langsung oleh Pak Menko Pangan,"

kata Rosan di acara Economic Outlook 2026 itu. Jadi, aset pertama sudah di tangan.

Nah, yang menarik, di depan kompleks hotel tadi masih terbentang lahan kosong yang cukup luas sekitar lima hektare. Rencananya, di atas tanah itulah nanti akan berdiri 13 tower plus satu pusat perbelanjaan. Untuk detail pembangunannya, tim Danantara masih mengkalkulasi segala sesuatunya. Masih banyak angka yang harus disusun dengan cermat.

Lokasi tahap pertama ini sebenarnya tidak persis di samping Masjidil Haram. Jaraknya sekitar 2,5 kilometer. Tapi jangan khawatir soal akses. Menurut Rosan, sudah ada terowongan khusus pejalan kaki yang siap digunakan, menghubungkan lokasi proyek dengan masjid suci itu.

"Itu kurang lebih jaraknya 2,5 km dari Masjidil Haram, tapi ada tunnel langsung yang sudah dibangun dan sudah selesai, dan itu bisa digunakan untuk berjalan dan itu tahap pertama,"

jelasnya. Jadi, jemaah bisa berjalan dengan nyaman tanpa harus menghadapi terik matahari atau keramaian jalanan.

Sementara itu, tahap kedua proyek justru menunjukkan progres yang cukup mencengangkan. Rosan mengungkapkan bahwa Danantara telah memenangkan tender untuk sebidang tanah yang posisinya jauh lebih strategis. Bayangkan, hanya berjarak 600 meter dari Masjidil Haram, dengan luas mencapai 32 hektare. Sebuah area yang sangat besar.

"Tahap kedua masih dalam proses, tapi sudah diberikan bahwa kita memenangkan proses tender itu dan lahannya kurang lebih jaraknya 600 meter dari Masjidil Haram dan luasnya 32 hektare,"

tutur Rosan. Meski masih dalam proses, kemenangan tender ini jelas memberi sinyal kuat bahwa Kampung Haji akan segera mewujud dalam skala yang lebih luas dan dekat.

Proyek ambisius ini perlahan-lahan mulai menunjukkan bentuknya. Dari akuisisi hotel hingga pengerjaan lahan baru yang super dekat dengan titik pusat ibadah haji. Perkembangannya patut untuk terus diikuti.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar