Rosan Roeslani, sang CEO BPI Danantara, baru saja membuka suara soal proyek besar mereka, Kampung Haji. Dalam sebuah konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta Pusat, Jumat lalu, ia membeberkan perkembangan terkini. Ternyata, langkah awal sudah dimulai dengan akuisisi sebuah hotel besar.
"Memang untuk yang kita sudah lakukan pembelian itu adalah satu hotel sebanyak tiga bangunan, ada 1.461 kamar, dan sudah disaksikan langsung oleh Pak Menko Pangan,"
kata Rosan di acara Economic Outlook 2026 itu. Jadi, aset pertama sudah di tangan.
Nah, yang menarik, di depan kompleks hotel tadi masih terbentang lahan kosong yang cukup luas sekitar lima hektare. Rencananya, di atas tanah itulah nanti akan berdiri 13 tower plus satu pusat perbelanjaan. Untuk detail pembangunannya, tim Danantara masih mengkalkulasi segala sesuatunya. Masih banyak angka yang harus disusun dengan cermat.
Lokasi tahap pertama ini sebenarnya tidak persis di samping Masjidil Haram. Jaraknya sekitar 2,5 kilometer. Tapi jangan khawatir soal akses. Menurut Rosan, sudah ada terowongan khusus pejalan kaki yang siap digunakan, menghubungkan lokasi proyek dengan masjid suci itu.
"Itu kurang lebih jaraknya 2,5 km dari Masjidil Haram, tapi ada tunnel langsung yang sudah dibangun dan sudah selesai, dan itu bisa digunakan untuk berjalan dan itu tahap pertama,"
Artikel Terkait
Kejagung Hadirkan 34 Saksi dan 8 Ahli untuk Buktikan Korupsi Satelit Kemhan Rp 306 Miliar
ENHYPEN Gelar Tur Dunia BLOOD SAGA, Jakarta Dijadwalkan 2027
Komandan Pasukan Quds Klaim Aksi Yaman Paksa Kapal Induk AS Mundur
Leonardi Bantah Tuduhan Rugikan Negara Rp 306,8 Miliar di Kasus Satelit