Warga Kanada Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Labuan Bajo, Diduga Bunuh Diri

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 02:15 WIB
Warga Kanada Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Labuan Bajo, Diduga Bunuh Diri

Artikel ini sama sekali tidak bermaksud mendorong tindakan serupa. Jika Anda atau orang terdekat mengalami beban pikiran dan gejala depresi, termasuk keinginan untuk mengakhiri hidup, segeralah minta pertolongan. Hubungi psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.

Sebuah kamar hotel di Greenhill, Labuan Bajo, menjadi lokasi penemuan yang memilukan. Seorang warga negara Kanada berinisial ML ditemukan tewas di dalamnya. Ia berusia 61 tahun.

Jenazah pria itu ditemukan pada Jumat sore, tanggal 13 Februari 2026. Saat ditemukan, kondisinya sungguh mengenaskan: duduk bersandar ke dinding, dengan leher terikat seutas tali. Ujung tali lainnya terikat pada kayu penyangga lemari di kamar tersebut.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, menjelaskan keadaan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"TKP dalam keadaan bersih. Jenazah ditemukan dalam keadaan duduk tersandar pada dinding kamar sebelah kiri dekat kamar mandi dalam kondisi leher terikat seutas tali dengan ujung tali terikat ke kayu vertikal penyangga lemari dalam kamar," ujarnya, seperti dilaporkan Sabtu (14/2).

Menurut penuturan polisi, korban sudah menunjukkan tanda-tanda kematian. Wajahnya pucat, tubuhnya kaku. Ia menginap sendirian. Dari situasi itu, polisi menduga kuat ini merupakan kasus bunuh diri.

Di sisi lain, tidak ada tanda-tanda kekerasan lain yang ditemukan. Tim telah melakukan pemeriksaan mendetail di TKP dan visum pada jenazah.

"Tadi cek TKP dan olah TKP. Untuk dugaannya bunuh diri. Setelah melaksanakan olah TKP, Tim inafis bersama piket membawa jenazah ke ruangan Jenazah RSUD Komodo untuk dilakukan visum," jelas Lufthi.

Semua prosedur pun telah dijalankan. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap kronologi pasti di balik tragedi ini.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar