Laga Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang dan Persak Kebumen berakhir dengan kekacauan. Bukan cuma skor yang pahit buat tuan rumah, tapi juga aksi brutal yang nyaris mencelakakan wasit.
Ratusan suporter PSIR, geram dengan jalannya pertandingan, akhirnya meledak. Mereka tak cuma berteriak. Mereka langsung menyerbu lapangan, mengejar sang wasit yang dianggap memihak.
Suasana langsung mencekam. Wasit dan hakim garis itu berusaha menyelamatkan diri, dikejar oleh massa yang marah. Beberapa dari mereka bahkan berupaya mengeroyok petugas pertandingan tersebut.
Untungnya, aparat kepolisian yang sudah siaga di lokasi sigap bertindak. Mereka langsung membentuk perlindungan, mengamankan wasit dan rekan-rekannya dari amukan yang sudah di ambang ricuh itu.
Di sisi lain, pada pertandingan itu sendiri, Persak Kebumen memang tampil lebih baik. Mereka berhasil membungkam PSIR Rembang dengan dua gol tanpa balas. Kekalahan inilah yang diduga menjadi pemicu utama kemarahan suporter tuan rumah.
Sejauh ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi wasit atau tindakan lanjutan dari pihak berwajib terkait insiden ini. Yang jelas, malam itu lapangan sepak bola berubah menjadi arena kekerasan yang memilukan.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Ayah di TTS yang Beri Miras Sapi pada Bayi 11 Bulan
Wasit Dikeroyok Suporter Usai PSIR Rembang Tersingkir di Semifinal Liga 4
Mediasi TNI-Polri Selesaikan Keributan di Mappi Papua
Siswi SMP di Gresik Jadi Korban Sekap dan Perkosaan, Kasus Terungkap Setahun Kemudian