Suasana tegang langsung menyelimuti Stadion Krida di Rembang, Jawa Tengah, begitu peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan semifinal Liga 4 Nusantara berkumandang. PSIR Rembang, sang tuan rumah, harus gigit jari. Mereka takluk 0-2 dari Persak Kebumen dan gagal melangkah ke final. Kekalahan itu rupanya jadi pemicu utama keributan yang terjadi selanjutnya.
Ratusan suporter PSIR, tak terima dengan hasil akhir, tiba-tiba saja membanjiri lapangan. Emosi mereka meledak. Alih-alih pulang dengan kecewa, massa yang marah itu justru menyerbu wasit. Aksi pengeroyokan pun terjadi di tengah lapangan, di depan mata semua orang.
Padahal, petugas keamanan sudah bersiaga. Namun begitu, jumlah mereka kewalahan menghadapi gelombang suporter yang membludak dari tribun. Barikade pengamanan jebol juga.
Artikel Terkait
Lelang KPK Raup Rp 10,9 Miliar, Dua HP Bekas Laku Rp 59 Juta Tak Ditebus
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon, DPR Desak Langkah Diplomatik
Mantan Guru Depok Diamankan Usai Sebar Brosur Penawaran Jasa Seks di Pamulang
BMKG Peringatkan Hujan Ringan hingga Petir Melanda Sejumlah Wilayah Hari Ini