"10 tahun sudah kita berikan. Dan sekarang kita akan mengarahkan," jelasnya.
Arah baru tersebut akan diwujudkan melalui program Koperasi Merah Putih. Koperasi ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu di tingkat desa yang mencakup sektor kesehatan dan keuangan mikro.
"Di situ akan ada Farmasi Desa Murah. Obat generik akan sampai. Akan ada Klinik Desa. Akan ada gerai untuk super micro financing untuk membantu menghilangkan peran daripada rentenir," tutur Prabowo.
Infrastruktur Pendukung dan Akses Langsung
Untuk mendukung operasional koperasi, pemerintah akan menyediakan infrastruktur pendukung seperti gudang dan cold storage. Tujuannya adalah menciptakan rantai pasok yang efisien dan mengurangi kebocoran.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan akses langsung bagi masyarakat terhadap barang-barang bersubsidi dan pembiayaan dengan syarat ringan.
"Kita akan beri bunganya yang sangat-sangat mudah, sangat ringan untuk mereka-mereka. Semua barang subsidi akan punya akses, rakyat akan punya akses langsung sehingga tidak ada penyelewengan, tidak ada kebocoran," tegas Presiden.
Artikel Terkait
Baznas: Zakat Ramadan 2024 Capai Rp480 Miliar, Hampir Sentuh Target
FIFA Apresiasi Profesionalitas Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA Series 2026
Israel Perluas Operasi ke Lebanon Selatan, Serang Fasilitas Nuklir Iran
Bupati Lebak Bantah Sindir Wabup, Amir Hamzah: Itu Penghinaan Pribadi