Kondisi di lapangan bervariasi. Ada yang hanya tergenang 20 cm, tapi di lokasi terparah, air setinggi dada orang dewasa. Desa Ciledug Wetan disebut-sebut menjadi titik dengan genangan tertinggi, mencapai 150 cm. Saat puncak banjir, sekitar 150 orang memilih mengungsi untuk menyelamatkan diri. Namun begitu, ada kabar baik di tengah musibah ini.
"Tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia dalam peristiwa ini,"
tegas Hadi melegakan.
Kerugian material, tentu saja, tak terhindarkan. Catatan BPBD menyebut 388 rumah terendam di tiga desa. Infrastruktur juga terkena imbas; satu tembok penahan tanah rusak ringan karena tergerus arus deras. Bagi ratusan kepala keluarga yang terdampak, pembersihan dan perbaikan rumah akan menjadi pekerjaan berat dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
China Dukung Mediasi Pakistan untuk Redakan Ketegangan AS-Iran
Kontroversi Penalti Akhiri Upaya Timnas Indonesia di Final FIFA Series
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga