Fraksi Golkar Tetapkan Aturan Larang Serang Kebijakan Prabowo-Gibran

- Jumat, 13 Februari 2026 | 15:35 WIB
Fraksi Golkar Tetapkan Aturan Larang Serang Kebijakan Prabowo-Gibran

"Ini sudah dideklarasikan oleh ketua umum kita, supaya hubungan antar fraksi tidak in-off, tidak on-off, kita mendorong bagaimana kalau koalisi yang ada sekarang menjadi koalisi permanen. Koalisi yang berada dalam suka dan duka. Koalisi yang berada dalam kebijakan yang populer maupun yang tidak populer," jelasnya.

Ia mengakui bahwa setiap kebijakan pemerintah pasti menuai beragam tanggapan dari publik. Namun, sebagai bagian dari koalisi pendukung pemerintah, fraksi diminta untuk menjaga sikap. Serangan terbuka terhadap kebijasan presiden dan wakil presiden dinilai dapat mengganggu stabilitas pemerintahan.

"Kami juga ingin menyatakan pada kesempatan kali ini, jangan pernah menyerang kebijakan Presiden dan Wakil Presiden sebagai konsekuensi kita berada di koalisi pemerintah," tegas Sarmuji.

Menjaga Soliditas Internal Fraksi

Selain komitmen eksternal terhadap pemerintah, fatsun kedua fokus pada harmoni internal. Sarmuji meminta seluruh anggota untuk tidak menyerang sesama kawan sefraksi. Jika terdapat perbedaan pendapat atau masalah, ia menganjurkan untuk diselesaikan melalui jalur musyawarah internal terlebih dahulu, sebelum dibawa ke ruang publik. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga kredibilitas dan kekompakan fraksi dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi di DPR.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar