Pemerintah Gelar Forum Ekonomi Respons Outlook Negatif Moodys

- Jumat, 13 Februari 2026 | 14:15 WIB
Pemerintah Gelar Forum Ekonomi Respons Outlook Negatif Moodys

MURIANETWORK.COM - Pemerintah Indonesia akan menggelar forum Indonesia Economic Outlook pada Jumat, 13 Februari 2026, sebagai respons langsung terhadap laporan lembaga pemeringkat Moody's yang memberikan outlook negatif bagi perekonomian nasional. Forum yang digagas atas permintaan Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memberikan penjelasan komprehensif kepada publik dan pelaku usaha mengenai proyeksi, strategi, dan kondisi fiskal terkini untuk menjaga kepercayaan pasar.

Presiden Minta Penjelasan Lebih Rinci ke Publik

Permintaan Presiden Prabowo Subianto untuk menyelenggarakan forum penjelasan ini disampaikan usai rapat internal pemerintah membahas laporan Moody's. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, forum tersebut menjadi media penting untuk menyampaikan posisi resmi pemerintah secara langsung dan transparan.

“Bapak Presiden meminta agar kita membuat penjelasan yang lebih lengkap dalam bentuk serasehan ekonomi, yaitu Indonesia Economic Outlook yang akan diselenggarakan Jumat,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Fokus pada Strategi dan Program Unggulan

Dalam forum yang akan datang, pemerintah tidak hanya akan menanggapi penilaian Moody's, tetapi juga memaparkan langkah-langkah konkret yang sedang dan akan dijalankan. Fokusnya adalah pada upaya menjaga stabilitas fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai program prioritas.

Airlangga menegaskan bahwa forum ini dirancang untuk memperkuat dialog dengan pasar. “Di sana akan diberikan penjelasan mengenai posisi pemerintah terkait juga dengan program-program unggulan dari pemerintah,” jelasnya.

Dia menambahkan, pembahasan mendalam telah dilakukan sebelumnya. Forum publik ini diharapkan dapat memberikan kejelasan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mengelola perekonomian nasional dengan hati-hati dan optimistis.

Peringkat Utama Masih di Level Investasi

Di tengah sorotan terhadap outlook negatif dari Moody's, pemerintah mengingatkan bahwa status fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat. Airlangga menekankan bahwa peringkat kredit Indonesia secara keseluruhan masih berada pada level investment grade dari seluruh lembaga pemeringkat global terkemuka.

Lembaga seperti Fitch Ratings dan Standard & Poor's (S&P), misalnya, masih mempertahankan penilaian positif tersebut. Namun, pemerintah tidak mengabaikan peringatan dari Moody's. Outlook negatif itu justru dijadikan bahan evaluasi untuk menyempurnakan kebijakan, terutama terkait potensi penerimaan negara dan strategi pengelolaan investasi jangka panjang.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berusaha menunjukkan kewaspadaan dan keahlian dalam membaca sinyal pasar global, sembari terus membangun narasi yang realistis namun penuh keyakinan mengenai masa depan ekonomi Indonesia.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar