Ombak sore itu datang tiba-tiba, jauh lebih ganas dari biasanya. Di Pantai Deplangu, Pandeglang, suasana berubah panik. Dafa Kurniawan Fadilah, santri berusia 14 tahun, tersapu gelombang dan hilang dari pandangan.
Kapolsek Sumur, AKP Erwin Heryadi, mengonfirmasi kabar buruk itu. Ia menjelaskan kronologinya pada Kamis (12/2/2026).
"Terseret arus laut sampai ke tengah laut," ujarnya.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya sekitar pukul tiga setengah sore. Dafa sedang asyik berenang bersama teman-teman sesama santri. Lalu laut berubah murka.
Bukan cuma Dafa yang kena imbas. Seorang temannya, Adip, juga ikut terseret ombak yang sama. Tapi nasib Adip ternyata lebih baik. Ia berhasil ditemukan terdampar di pesisir, tidak terlalu jauh dari tempat kejadian.
"Dafa korban belum ditemukan, dan Adip ditemukan di pesisir dibawa arus laut tidak jauh dari TKP," jelas Erwin.
Adip langsung dievakuasi. Kondisinya kini dipantau dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Sumur. Sementara untuk Dafa, pencarian masih terus digencarkan. Tim SAR dikerahkan, menyisir wilayah perairan dan pantai dengan harapan yang semakin menipis seiring gelapnya malam.
"Untuk korban yang belum ditemukan masih dilakukan pencarian," pungkas Kapolsek menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Pakar Tegaskan MKMK Tak Berwenang Batalkan Keputusan DPR Soal Hakim MK
Wamendag Ajak Hipmi Export Center Percepat Ekspor untuk Dongkrak Surplus
Menteri PUPR Tinjau Lahan Calon Rusun Subsidi 1.208 Unit di Bandung
KPK Dalami Dugaan Intervensi dalam Kasus Pemerasan Calon Perangkat Desa Pati