MURIANETWORK.COM - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menyatakan partainya terbuka untuk kembali mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Pernyataan ini menanggapi wacana lanjutan periode kepemimpinan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka. Meski demikian, Golkar menegaskan pembahasan mengenai sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo sama sekali belum dimulai.
Fokus Utama pada Kesuksesan Pemerintahan
Di tengah berbagai spekulasi politik, Sarmuji menekankan bahwa fokus utama Golkar saat ini adalah mendukung dan mengawal program-program pemerintahan yang sedang berjalan. Menurutnya, membicarakan calon wakil presiden untuk pemilihan yang masih empat tahun lagi adalah hal yang terlalu prematur. Prioritas partai terletak pada kontribusi nyata untuk stabilitas dan keberhasilan agenda nasional.
“Oh masih jauh, masih jauh (soal cawapres). Pak Prabowo sebagai Presiden harus sukses. Dan itu bagian tanggung jawab Golkar untuk mewujudkan kesuksesan Pak Prabowo dalam menjalankan visi dan misinya,” tuturnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Dinamika Politik yang Masih Panjang
Sarmuji mengakui bahwa keputusan final mengenai pendamping Prabowo nantinya akan sangat bergantung pada dinamika politik yang berkembang. Komunikasi dan koordinasi antarpartai politik di koalisi pemerintah akan menjadi faktor penentu. Dalam konteks ini, Golkar tampaknya mengambil posisi yang fleksibel dan terbuka terhadap berbagai kemungkinan.
“Bisa terserah Pak Prabowo,” ujarnya, memberikan sinyal bahwa partainya mungkin akan menyerahkan keputusan strategis tersebut kepada sang capres.
Pernyataan Sarmuji ini mencerminkan pendekatan politik Golkar yang cenderung berhati-hati, memilih untuk mengonsolidasikan peran dalam pemerintahan saat ini sembari mempertahankan ruang gerak untuk manuver politik di masa mendatang. Isu pendampingan presiden untuk Pilpres 2029 dipastikan akan menjadi salah satu topik panas yang terus diamati dalam peta politik nasional.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Hadiri Forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta
Mekeng Dorong Daerah Manfaatkan Obligasi dengan Syarat Ketat
Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Resmi Ubah Data Kependudukan di Solo
Polda Jatim Gencar Sosialisasi Aturan Lajur Kiri Truk dan Bus di Tol