Kapolri Serukan Sinergi Polri-Kokam untuk Jaga Stabilitas dan Awalan Agenda Nasional

- Kamis, 12 Februari 2026 | 15:35 WIB
Kapolri Serukan Sinergi Polri-Kokam untuk Jaga Stabilitas dan Awalan Agenda Nasional

MURIANETWORK.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan sinergi antara Polri dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) untuk mengawal program prioritas pemerintah dan menjaga stabilitas keamanan nasional. Pernyataan ini disampaikan secara langsung oleh Kapolri saat membuka Retret Nasional Kokam di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Kamis (12/2/2026). Dalam pidatonya, Sigit menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Sinergi Kunci Menjaga Stabilitas Nasional

Dalam paparannya di hadapan ratusan peserta retret, Jenderal Sigit secara rinci memaparkan visi besar pemerintahan. Ia menjelaskan bahwa agenda-agenda nasional yang sedang berjalan tidak hanya penting dari sisi pembangunan, tetapi juga memiliki efek pengganda yang signifikan bagi perekonomian. Keberhasilan agenda-agenda ini, menurutnya, sangat bergantung pada kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Harapan kita tentunya Kokam terus bisa bersama-sama dengan Polri ikut mengamankan agenda-agenda nasional. Agenda-agenda ini sangat penting untuk bisa berjalan dengan baik karena memiliki multiplier effect terhadap perekonomian,” ujarnya.

Menghadapi Tantangan Global dengan Kolaborasi

Kapolri tidak menampik bahwa Indonesia sedang berada dalam pusaran tantangan global yang kompleks. Dari dinamika geoekonomi hingga ancaman perubahan iklim, berbagai tekanan eksternal ini memerlukan ketahanan nasional yang kuat. Di sinilah, kolaborasi yang erat antara institusi penegak hukum seperti Polri dengan organisasi kemasyarakatan seperti Kokam dinilai menjadi sebuah keharusan.

“Bapak Presiden telah mencanangkan Indonesia diharapkan menjadi negara yang kuat, terhormat, dan sejahtera. Untuk bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tentunya syarat utamanya adalah stabilitas Harkamtibmas harus terjaga,” tegas Sigit menegaskan poin kunci dari pidatonya.

Apresiasi untuk Sahabat Sejati di Lapangan

Mengalihkan fokus pada perjalanan kerja sama selama ini, Kapolri menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada Kokam. Ia menyoroti peran serta organisasi sayap Pemuda Muhammadiyah itu dalam mendampingi Polri menghadapi berbagai situasi sulit di lapangan, termasuk dalam momen-momen kritis yang menguji ketahanan bangsa.

“Saya kira ini bukan kali pertama kita bersama-sama, ini yang sudah kesekian kali. Terima kasih kepada rekan-rekan Kokam yang telah membersamai kami dalam situasi sulit dan kami saat ini bisa merasakan mana yang sebenarnya sahabat sejati,” kata Jenderal Sigit, menyematkan apresiasi yang personal.

Pesan untuk Melanjutkan Warisan Perjuangan

Menutup arahannya, mantan Kabareskrim ini berpesan agar semangat persatuan dan kesatuan yang telah diteladankan oleh para pendiri Muhammadiyah terus dijaga. Warisan untuk menjaga keutuhan NKRI sejak masa pergerakan nasional, diharapkannya, tetap menjadi roh pergerakan Kokam ke depan.

Retret nasional yang mengusung tema 'KOKAM Berdaya, Indonesia Jaya' tersebut dihadiri oleh sekitar 400 kader dari berbagai penjuru tanah air dan akan berlangsung hingga 15 Februari 2026. Tampak mendampingi Kapolri dalam kesempatan itu, sejumlah pejabat tinggi Polri seperti Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan dan Dankor Brimob Komjen Ramdhani Hidayat. Dari pihak Muhammadiyah, hadir Sekretaris PP Muhammadiyah Izzul Muslimin dan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar