Pemukim Israel Hancurkan Belasan Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

- Kamis, 12 Februari 2026 | 13:25 WIB
Pemukim Israel Hancurkan Belasan Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Kekerasan yang dialami warga dilaporkan tidak berhenti pada penghancuran properti. Bassem Kaabneh (23), warga lainnya, menyebutkan tindakan pemukim jauh lebih brutal. Ia menceritakan bahwa para pemukim itu juga memukuli perempuan dan anak-anak, sebelum akhirnya mengusir paksa keluarga-keluarga dari rumah mereka dan menyita barang-barang pribadi.

Abu Audi al-Rajabi, salah seorang korban yang kehilangan tempat tinggal, menegaskan bahwa aksi penghancuran itu dilakukan tanpa pemberitahuan hukum sebelumnya. "Rumah itu dibangun 13 tahun yang lalu dan telah dihuni sejak saat itu," jelasnya dengan nada prihatin.

Latar Belakang Eskalasi Kekerasan

Insiden terbaru ini bukanlah yang pertama dan terjadi dalam konteks yang makin mengkhawatirkan. Kekerasan oleh pemukim terhadap komunitas Palestina di Tepi Barat telah berulang kali tercatat, seringkali berujung pada pengungsian warga. Situasi ini semakin memanas pasca disahkannya langkah-langkah baru oleh kabinet keamanan Israel yang bertujuan memperketat kendali di Tepi Barat. Kebijakan tersebut, menurut pengamatan sejumlah pihak, berpotensi membuka jalan bagi ekspansi permukiman lebih luas, yang secara historis sering memicu ketegangan dan konflik horizontal di lapangan.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar