Jakarta - Laga uji coba kedua Timnas Indonesia U-17 berakhir dengan kekalahan yang cukup menyayat. Di Stadion Indomilk Arena, Rabu malam lalu, skor akhir 2-3 untuk keunggulan Tiongkok U-17. Tapi, kalau dibandingin dengan hasil memilukan di laga pertama kalah telak 0-7 performa skuad Nova Arianto ini jelas menunjukkan progres. Mereka sudah berani bertanding, bukan cuma bertahan.
Dua gol Indonesia dicetak oleh Chico Jericho Yarangga dan Miraj Rizki Sulaeman. Di sisi lain, tiga gol tamu disumbangkan oleh Zhao Songyuan, He Sifan, dan Zhang Bolin. Jalannya pertandingan sendiri cukup seru untuk ditonton.
Babak Pertama: Bangkit Setelah Terpukul
Tiongkok langsung menekan sejak awal. Baru menit ke-9, Zhao Songyuan sudah membobol gawang Noah Leo. Umpan cut-back dari sayap sulit diantisipasi, bola masuk. Indonesia sempat kewalahan. Penguasaan bola lawan di area pertahanan bikin kita kesulitan banget buat keluar. Beberapa kali kesalahan oper bola dari belakang hampir saja berbuah gol lagi. Situasinya mencemaskan.
Namun begitu, anak-anak muda itu nggak menyerah. Mereka pelan-pelan menemukan ritme. Di menit ke-22, tendangan bebas Chico Jericho mengenai badan pemain bertahan Tiongkok dan berbelok arah. Kiper Jiang Chengen terkecoh, bola masuk! Skor menjadi 1-1. Gol itu seperti suntikan adrenalin. Kepercayaan diri tim tuan rumah langsung naik.
Sayangnya, euforia itu nggak lama. Pertahanan lengah jelang turun minum. He Sifan sukses memanfaatkan bola liar di kotak penalti setelah lagi-lagi umpan cut-back dari sisi sayap. Indonesia tertinggal lagi, 1-2.
Babak Kedua: Drama Hingga Detik Akhir
Masuk babak kedua, Indonesia tampil lebih nekat. Tekanan mereka langsung membuahkan hasil. Cuma tiga menit berjalan, wasit sudah menunjuk titik putih. Miraj Rizki Sulaeman menjalankan tugas dengan baik, eksekusi penaltinya sempurna. 2-2!
Pertandingan pun berubah jadi ketat. Kedua tim saling jual beli serangan. Indonesia beberapa kali mencoba menerobos lewat umpan-umpan panjang, tapi sayang, penyelesaian akhirnya masih terburu-buru. Peluang emas datang di menit 69. Mirza Firjatullah berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tapi sepakannya melambung tinggi. Duh! Lalu ada tembakan Dava di menit 78 yang masih mudah ditangkap penjaga gawang.
Nah, drama justru terjadi di penghujung waktu. Beberapa detik jelang laga berakhir, Zhang Bolin melepaskan tembakan keras. Bola menghantam tiang, memantul ke tubuh Noah Leo yang sudah terjatuh, dan… masuk. Sungguh nasib sial. Skor 2-3 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan Pemain Malam Itu
Indonesia U-17 menurunkan Noah Leo Duvert di bawah mistar. Lini belakang diisi Made Arbi Ananta, Pandu Aryo Wicaksono, Putu Ekayana, dan Zidane Raditya. Chico Jericho Yarangga, Keanu Sanjaya, Miraj Rizki Sulaeman mengisi lini tengah. Sementara trio penyerang adalah Peres Akwila Tjoe, Mierza Firjatullah, dan Sean Rahman Kastor.
Tiongkok U-17 mempercayakan gawang pada Jiang Chengen. Deretan pemain belakang mereka adalah Li Junpeng, Wang Yiming, Zhang Xuyao, dan Ailikamu Yilihong. He Sifan, Kuang Zhaolei, Nan Zixun, Wang Yehi mengendalikan pertengahan lapangan. Duet penyerangnya adalah Zhao Songyuan dan Zhou Yunuo.
(KAH)
Artikel Terkait
MPR RI Salurkan 30.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Jelang Ramadan
Kreator Konten dan Istri Ditangkap Usai Polisi Gerebek Perkebunan Ganja di Rumah Jagakarsa
DPR Usulkan Depot BBM Baru di Sumbar untuk Antisipasi Risiko Bencana
Prabowo Bahas Strategi Dongkrak Daya Saing dengan 5 Konglomerat di Hambalang