Banjir kembali melanda Kabupaten Bogor. Kali ini, dua desa menjadi korban: Bojong Koneng dan Cijayanti. Air tak hanya datang, tapi juga membawa serta lumpur dan bebatuan yang menyisakan kerusakan.
Menurut laporan dari lapangan, setidaknya 68 rumah terendam. Situasinya cukup parah, karena lima unit di antaranya mengalami kerusakan. Material lumpur dan batu itu juga menutupi akses jalan, membuat warga kesulitan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani, menjelaskan kronologinya. Menurutnya, penyebabnya adalah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama.
"Lokasi banjir di Jalan Bali Raya Desa Bojong Koneng. Disebabkan hujan deras yang cukup lama, sehingga air dari anak kali perumahan meluap dan membawa material lumpur serta batu,"
Dia menambahkan, akses jalan lingkungan di sana pun terdampak material sisa banjir tersebut.
Di sisi lain, tim BPBD masih bertahan di lokasi untuk penanganan. Kabar baiknya, banjir sudah mulai surut. Pembersihan jalan dari tumpukan lumpur dan bebatuan sedang digarap, didukung oleh pihak pengembang setempat. Ada satu mobil yang terseret arus, tapi sudah berhasil dievakuasi.
Sementara itu, kondisi di Desa Cijayanti mungkin lebih mengkhawatirkan. Adam menyebutkan, banjir sempat merendam puluhan rumah dengan ketinggian air yang ekstrem, mencapai 140 centimeter. Rumah-rumah warga tak cuma kebanjiran, tapi juga ada yang rusak.
Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adi Sumardi, yang dihubungi terpisah, memberikan data lebih rinci. Dia menyoroti penyebab yang serupa: hujan deras berintensitas tinggi dan lama.
"Aliran kali Cijayanti meluap dan merendam pemukiman. Ketinggian airnya bervariasi, dari 50 cm sampai 160 cm,"
Hasil kajian cepat timnya menyimpulkan dampak akhirnya.
"Total yang terdampak, empat unit rumah rusak sedang, satu unit rusak ringan. Serta 68 unit rumah yang dihuni 255 jiwa terendam banjir,"
Kini, pekerjaan membersihkan sisa-sisa bencana masih terus berlanjut. Warga pun mulai menghitung kerugian dan berusaha kembali ke rutinitas, sambil berharap hujan tak lagi datang dengan amarah yang sama.
Artikel Terkait
DPR Minta Dua Menteri Fokus Bantu Presiden, Jangan Saling Intrik
Brad Pitt Kembali Perankan Cliff Booth, David Fincher Sutradarai Sekuel Once Upon a Time in Hollywood
Operasi Keselamatan Toba 2026: Lebih dari 10 Ribu Penindakan dalam 10 Hari
Gus Yaqut Ajukan Praperadilan Bantah Status Tersangka KPK