MURIANETWORK.COM - Peluang Persija Jakarta dalam perebutan gelar juara BRI Liga 1 2025/26 mendapat pukulan telak. Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-20 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (9/2) malam lalu. Kekalahan ini membuat jarak mereka dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung, melebar menjadi enam poin.
Dampak Kekalahan di Papan Klasemen
Hasil minor di kandang sendiri itu jelas mengubah peta persaingan di puncak. Momentum yang sebelumnya terjaga kini terasa terganggu. Persija, yang sebelumnya masih berada dalam jarak tempuh yang ketat, kini harus memandang jarak yang lebih jauh ke puncak. Tekanan pun semakin besar, mengingat sisa musim yang kian menipis.
Souza: "Kompetisi Masih Panjang"
Di tengah situasi yang menantang, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih untuk tetap melihat ke depan. Ia menekankan pentingnya fokus internal tim daripada terus-menerus memandang ke papan klasemen.
"Terkait selisih 6 poin dengan Bandung [Persib], kami hanya fokus pada diri sendiri. Laga ini memang sangat penting karena tim di atas kami menang. Kompetisi masih panjang," ujar pelatih asal Brasil itu.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata
Perumda Pasar Jaya Genjot Pengangkutan 6.970 Ton Sampah di Pasar Kramat Jati
Lima Model Wastafel Dapur Modern untuk Tingkatkan Kenyamanan dan Efisiensi
Polres Bogor Panen 10 Ton Jagung, Targetkan 500 Ton untuk Bulog