Ia menambahkan bahwa ambulans tersebut telah diproduksi dengan spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan kondisi medan dan kebutuhan riil di Gaza, sehingga diharapkan dapat berfungsi secara optimal untuk menangani keadaan darurat.
Kebutuhan Mendesak Menjelang Ramadan
Kiai Noor juga menggarisbawahi bahwa kebutuhan bantuan di Gaza masih sangat besar, terutama dalam menyambut bulan Ramadan. Tekanan tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga pada ketersediaan pangan dan kebutuhan pokok lainnya yang terus mendesak.
Komitmen Bantuan Berkelanjutan dari Karawang
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, mengonfirmasi bahwa bantuan yang dikirimkan tidak terbatas pada ambulans. Pemerintah daerah bersama masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Karawang juga menyalurkan bantuan pangan senilai Rp236 juta melalui BAZNAS.
“Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga Gaza dalam menghadapi situasi darurat,” jelasnya, mencerminkan komitmen kolektif untuk memberikan dukungan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Gangguan Ginjal Kronis Kini Serang Kaum Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Polres Tapin Panen Perdana Jagung dari Lahan Tidur Milik Polri
LCP 2026 Split 2 Dimulai 4 April, Dua Tiket ke MSI Diperebutkan