Anak-anak di Parit 14, Kuala Indragiri, akhirnya bisa bernapas lega. Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan mereka ke SDN 020 Sapat sudah selesai dibangun. Akses menuju sekolah yang dulu mungkin menegangkan, kini jauh lebih aman.
Pengerjaannya cuma butuh waktu 11 hari. Tepatnya, rampung pada Senin (9/2) lalu. Tapi kerja Satgas Darurat Jembatan Polda Riau tak berhenti di situ. Mereka juga turun tangan memperbaiki bangunan sekolah itu sendiri, yang saat ini progresnya sudah mencapai 85 persen.
Kini, fokusnya beralih ke pengecatan. Lantai jembatan, plafon, hingga dinding ruang kelas SDN 020 sedang diberi sentuhan akhir. Meski begitu, jembatan itu sudah bisa dipakai. Peresmian resminya rencananya akan digelar dalam waktu dekat.
Tak Hanya Jembatan, Ada Bantuan Sumur Bor Juga
Di sisi lain, upaya membantu masyarakat tak cuma soal akses pendidikan. Satgas Polda Riau juga membangun sumur bor di Masjid Al-Firdaus, Parit 14 Hilir Sapat. Proyek ini dikerjakan dengan peralatan lengkap: mesin Yanmar, mesin sedot, pipa besi, kayu stelling, hingga tangki air berkapasitas seribu liter.
Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora, memberikan keterangannya pada Selasa (10/2/2026).
"Pekerjaan sumur bor ini dikerjakan oleh tiga orang tukang, dan selama proses berlangsung tidak ditemukan kendala," ujarnya.
Farouk menegaskan, semua ini adalah wujud nyata kepedulian Polri. Bukan sekadar jargon, tapi aksi langsung untuk mendukung sarana pendidikan dan fasilitas umum, khususnya di wilayah hukumnya.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh personel Polsek Kuala Indragiri, para tukang, serta partisipasi masyarakat yang telah bersama-sama menyelesaikan pembangunan jembatan ini tepat waktu," jelas Farouk.
Dia melanjutkan, Jembatan Merah Putih Presisi ini punya peran krusial sebagai akses utama menuju sekolah. Harapannya jelas: memberi rasa aman dan nyaman buat pelajar, guru, dan warga sekitar.
Komitmen Polri, tegas Kapolres, adalah hadir memberikan manfaat nyata. Bukan cuma menjaga keamanan, tapi juga lewat dukungan konkret untuk pembangunan fasilitas umum.
"Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama-sama, sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ke depan, Polres Indragiri Hilir akan terus berupaya mendukung kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Rumah di Jonggol Hangus Diduga Akibat Korsleting, Tak Ada Korban Jiwa
Aturan Ketenagakerjaan Paksa Stasiun Hidrogen Pertama Indonesia Ditutup
Ghislaine Maxwell Tolak Bersaksi di Hadapan Komite DPR AS, Ajukan Hak Amandemen Kelima
Pria Pakistan Diamankan di Soetta Usai Keributan dengan Keluarga Istri WNI